limabelas

30.6K 795 45
                                        

Anata pov's

"Ibu terkena penyakit kanker rahim stadium 4,penyakit ini sudah menjalar ke seluruh tubuh ibu.sepertinya umur ibu tidak akan lama lagi" ucap dokter fani yang menangani penyakitku.

"Apa dok? Kanker rahim?" Ucapku pilu.

"Benar bu,perkiraan saya umur ibu hanya sekitar 3 minggu lagi.ini hanya perkiraan ya bu,soal umur hanya tuhan yang tau" ucap dokter fani.

"Apa bisa di obati dengan cara lain dok?" Tanyaku.

"sampai saat ini belum ada yang bisa menyembuhkan kanker rahim yang sudah menyebar ke seluruh tubuh bu,paling cuma bisa meredakan rasa sakit di perutnya saja"

Ya tuhan...cobaan apalagi ini?

"Bagaimana caranya dok?"

"Ibu harus ikut kemoterhapy setiap hari rabu dan jum'at"

"Baik dok,nanti setiap hari itu saya akan datang ke sini untuk kemoterhapy...saya permisi" ucapku dan berlalu pergi.

Kalau aku meninggal nanti siapa yang mengurus jomeisia,jaxon,dan joey? Apa perlu aku meminta justin merawatnya?

"Halo mommy" ucap jomeisia membukakanku pintu rumah.

"Halo sayang,bagaimana sekolahmu hari ini?" Tanyaku kepada jomeisia saat kami sudah duduk di sofa ruang tengah.

"Tadi saat jomei pulang sekolah sama kakak,ada uncle justin mom...dia ajak aku sama kak jaxon dan kak joey pergi ke taman bermain.seru banget deh mom"

Aku pasti akan merindukan tawa jomeisia yang setiap hari membangunkanku dengan teriakan dari bibir mungilnya itu.

"Mommy kok nangis?" Tanya jomeisia bingung karena melihatku menangis.

"Gak pa-pa sayang,sini mommy peluk" ucapku memeluk jomeisia.

Aku akan merindukan pelukan anak-anakku nanti,aku takut mereka merindukanku saat aku sudah tiada bersama mereka.

*****

Hari ini jadwalku kemoterhapy,aku mendatangi dokter fani dan menjalankan kemoterhapy yang di angsurkan oleh dokter fani kepadaku.

Setelah selesai melakukan kemoterhapy aku melihat justin dengan tatapan marah sudah berada di depan pintu ruangan dokter fani.

"Jelaskan semua ini di rumah kamu" ucap justin dingin sambil menarik tanganku menuju mobilnya.

Apa justin mengikutiku di jalan dan sampai ke sini?

Kami sudah sampai dirumahku,untung saja anak-anak sedang pergi berlibur ke rumah budeh asri di jogja kalau tidak mereka akan mendengar pertengkaranku dengan justin.

"Kamu ngapain di rumah sakit tadi?" Tanga justin dingin.

"Gak ngapa-ngapain" ucapku ketus.

"Kamu jujur sama aku,kenapa kamu ke rumah sakit tadi?" Tanya justin dengan tatapan marahnya.

"Aku sakit" ucapku lirih.

Terjadi hening cukup lama diantara kami berdua.

"Sakit apa?" Tanya justin datar tapi nada bicaranya sudah mulai melembut.

Aku diam tidak menjawab pertanyaan justin. "Jawab,kamu sakit apa?" Tanya justin mengguncangkan bahuku.

"Kanker rahim stadium 4" ucapku lirih.

Justin pov's

"Kanker rahim stadium 4" ucapnya lirih.

entah kenapa tiba-tiba saja jantungku serasa berhenti berdetak setelah mendenfar penjelasan anata.

I Stake My HusbandCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang