Part 22.

1K 47 3
                                    

Up date terus .. gpp ya. Hehe
.
.
.
.

Apriliya kembali menemui Paula dgn membawa sebuah tangga besi . Dengan patuh dia menaruh tangga itu, tepat di bawah jendela kaca yg harus dia bersihkan .

Apriliya tampak ragu-ragu ketika akan menaiki anak tangga itu, gadis itu menoleh menatap Paula dgn ragu .

"Ayo cepatan naik. Cepet bersihin sarang laba-laba yg ada di sudut kaca sana" kata Paula sambil menunjuk sarang laba-laba yg menempel pada sudut kaca jendela tersebut .

"Ba-baik bu " kata Apriliya patuh , lalu menaiki satu persatu anak tangga itu .

Kini Apriliya sudah sampai di atas. Kaki nya sudah tdk menapak pada tangga besi itu lagi, tetapi menapak pada kusen jendela kaca tersebut .

Susah payah Apriliya mengarahkan kemoceng yg ada ditangannya utk membersihkan sarang laba-laba. Tetapi tubuhnya yg tdk terlalu tinggi membuat apriliya harus bekerja keras utk bisa membersihkan sarang laba-laba itu .

Sementara paula tersenyum sinis dibawah sana sambil terus mengucapkan umpatan-umpatan yg ditujukannya utk apriliya.

"Dasar gadis bodoh, kamu gak akan bisa membersihkan sarang laba-laba itu. Itu terlalu tinggi dan berbahaya . Mungkin bisa.. bisa terpeleset !!" Batin paula tersenyum jahat pd apriliya .

Ketika Apriliya tengah sibuk berusaha membersihkan sarang laba-laba, paula membawa pegi tangga besi itu dan meninggalkan Apriliya sendirian yg tengah kesulitan .

"Terjun saja, kalau kamu mau turun . Selamat berusaha gadis bodoh !!" Seru paula. Lalu pegi meninggalkan Apriliya .

"Apriliya.. ya tuhan !! Sedang apa dia disana !!" Seru seseorg dr bawah panik melihat apriliya di atas sana tanpa tangga dan alat pelindung .

Karuan saja semua nya berduyun-duyun menghampiri suara teriakan tadi .

Mereka semua yg berkumpul di bawah sana, panik melihat Apriliya .

"Apriliya !! Apriliya ayo turun kamu ngapain disana ??!" Teriak teman-teman Apriliya panik .

Mendengar ribut-ribut di bawah sana. Apriliya pun menengok ke bawah .

Betapa terkejut nya dia. Di bawah sana sudah bnyak karyawan berkumpul sambil berteriak menyuruhnya utk turun . Keberadaan apriliya yg berada di ketinggian lantai dua dgn berdiri di pinggir jendela kaca membuat apriliya terkejut .

"Haaaaahh !! Tinggi bangeet" kata apriliya ketakutan.

"Tangga nya ? Tangga nya kemana.. tadi aku taruh disitu, siapa yg bawa pergi tangganya " panik apriliya sambil berpegangan pada besi jendela kaca tersebut .

Angga yang baru saja turun dr mobil nya , terkejut melihat para karyawannya tengah berkumpul disamping kantor nya yg entah sedang mengerumuni apa .

Bergegas dia menghampiri kerumunan org itu, utk mencari tau apa yg sdg mereka kerumuni .

"Ada apa ini ? Kenapa mereka semua berkumpul disini ? " heran Angga .

Dia menyibak kerumunan org itu dgn kedua tangannya . Begitu dia menyibak org terakhir yg menghalangi pandangannya . Dia terkejut bukan main . Di atas sana, tepat di lantai dua di samping kaca jendela , berdiri seorg gadis dgn tanpa alat pelindung dan tangga .

Karuan saja Angga panik setengah mati, dia berteriak memanggil-manggil Apriliya .

"Apriliyaaaa... " teriak Angga

"April , kamu ngapain diatas sana. Turun apriliya. Nanti kamu bisa jatuh !!" Kesal Angga bercampur panik

"Angga !!" Gumam apriliya. Gadis itu terlihat panik , mencari akal agar bisa turun dr atas sana .

APRILIYATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang