Dara berjalan menuju Taman belakang sekolah begitu bel pulang berbunyi. Tampak Razka sudah menunggunya disana.
"Mau ngomong apa Ka?" tanya Dara to the point.
"Huft. Jadi gini Ra..." Dara menatap Razka yang seperti sedang mengumpulkan keberanian.
"Lo salah paham sama foto itu"
"Hah? Salah paham dimananya?? Jelas jelas lo ciuman sama cewek lain kan?"
"Oke. Emang gue ciuman. Tapi itu bukan niat gue. Gue pas itu ketiduran di bar. Terus gue gatau apa apa. Dan tiba tiba lo nunjukin foto itu"
"Lo pasti boong"
"Demi tuhan Dara. Gue gabakal pernah bohong kalau berhubungan dengan ini"
Deg!
Hati Dara disisi lain merasa lega. Tapi tetap saja,itu menyakiti hatinya. Siapa sih cewek yang bisa tahan liat cowoknya ciuman sama cewek lain walaupun itu tidak disengaja?
"Terus?"
"Gue bakal tanya ke Grey dulu soal ini. Gue pasti akan jelasin semuanya ke elo. Oke?" Dara mengangguk angguk pelan.
"Ra, lo tau gak sih. Gue-gue kangen banget sama lo" ujar Razka sambil memeluk dirinya. Dara mati matian menahan perasaan ingin membalas pelukan Razka. Hatinya masih sakit mengingat foto itu.
Dara lalu mendorong Razka,dan membuat Razka terlonjak kaget.
"Maaf. Gue masih belum bisa maafin lo karena gue masih bingung sama apa yang terjadi" ujar Dara pelan. Razka terdiam. Ia mengerti.
"Gue pulang duluan" pamit Dara. Lalu meninggalkan Razka yang terdiam seorang diri.
~~~
Keesokan harinya,Razka langsung mencari Grey di kelasnya. Ia langsung menemukan cewek itu. Dan cewek itu dengan bahagia nya menyapa Razka. Seakan tidak ada apa apa. Razka lalu menyuruh Grey menemuinya di taman belakang.
"Grey apa maksudnya ini?" tanya Razka to the point dengan menunjukkan foto itu. Foto saat Grey mencium dirinya.
"Oh foto itu? Haha gimana? Lo udah putus kan pasti sama Dara. Lo sama gue aja yuk?" Razka menepis tangan Grey yang ada menggelayut di tangannya.
"Heh cewek brengsek! Meskipun lo cewek,lo tuh udah keterlaluan tau gak? Lo bahagia karena ngerusak hubungan orang?"
Grey menatap tajam. "Iya! Iya gue puas. Iya gue bahagia. Kenapa hah?"
"Lo tuh tau gak sih apa akibat nya sama yang lo lakuin hah?" bentak Razka. Ia sudah tak peduli lagi pada apapun.
"IYA GUE TAU" balas Grey.
"Kalau lo tau kenapa masih lo lakuin hah?"
"KARENA GUE MAUNYA SAMA LO. GUE GAK PEDULI SIAPAPUN. GUE HARUS MENYINGKIRKAN ORANG ORANG YANG MENGGELAYUT DI SEKITAR LO. GUE MAUNYA SAMA LO AZRAZKA NATHANIEL" jerit Grey.
"Gue lakuin itu karena gue sayang sama lo. Gue nyuruh bartender itu buat ngasih obat tidur ke minuman lo. Terus saat lo tidur,saat itu lah gue nyium lo dan minta orang lain buat ngefotoin itu. Terus gue kirim ke Devan. Dan sama Devan dia kirim Dara" tambah Grey. Air mata mulai meluncur dari pelupuk matanya.
"Oke makasih atas penjelasan lo" balas Razka dengan mematikan tombol stop pada rekaman. Yap! Sedari tadi ia merekam apa yang dikatakan Grey.
"Ap-Apa? Razka hapus gak rekaman itu?" perintah Grey dan dia berusaha merebut HP Razka. Tentu saja Razka lebih gesit.
"eits. Ga bisa! Ini bakalan jadi bukti kalau gue ga bohong" jawab Razka.

KAMU SEDANG MEMBACA
Hello [COMPLETED]
Teen FictionHello. 1 kata yang akan menentukan nasib mu untuk kedepannya. Ntah itu kisah cinta mu atau kisah persahabatan mu. Yang jelas,ketika kau sudah mengucapkan kata itu ke seseorang,kau pasti kedepannya akan memiliki hubungan dengannya. Apapun itu. Highes...