Baru satu minggu bersekolah di tahun kedua ini, rasanya seperti sudah ingin libur lagi. Padahal kemarin sudah melewatkan liburan musim dingin yang lumayan seru. Karena laki laki itu, aku harus melewatkan hari hari yang berat seperti saat satu minggu yang lalu
Aku menaiki tangga sekolah dengan gontai. Hhh~ pagi pagi harus olahraga jantung dengan naik tangga begini,
Tapi langkahku terhenti saat melihat yoongi dikerumuni siswi satu sekolahku.
Aku memutar bola mataku dan segera pergi ke kelas, tapi mataku berhenti pada kaki nya yang kesulitan untuk menghindari para fansnya itu
"Bahkan para fans itu tidak mengerti bahwa kakinya sedang kesakitan begitu" ucapku pelan dan segera meninggalkannya menuju kelas
Aku meletakkan tasku diatas meja dan mendengarkan musik. Seperti biasa
Kali ini aku tidak akan buat masalah lagi dengan laki laki ituPintu belakang kelas terbuka, aku melihat yoongi berjalan pincang kearah bangkunya dan duduk diseberangku
"Kakimu sakit?" Tanyaku
"Wae? Apa urusanmu?" Tanyanya
Sudah kuduga, seharusnya aku tidak usah bertanya
Aku menghela nafasku panjang "jika sakit, seharusnya kau ke UKS, jangan sok ganteng didepan fansmu itu" ucapku
"Masalahnya, aku tidak tau dimana letak UKS disini" jawabnya
"Haft" aku meniup poniku dan menatapnya
"Geuraeseo?" Tanyaku
"Kau antarkan aku kesana bodoh!" Jawabnya dan memukul kepalaku
"Yak!-" lagi lagi ucapanku dipotong
"Kau tadi yang bertanya dan menyapaku duluan, berarti kau juga yang harus mengantarku ke UKS. Ayo cepat" ucapnya sambil berdiri dan menarik tanganku keluar kelas
Mau tidak mau, aku harus mengantarnya
"Ini UKS nya" ucapku setelah sampai didepan pintu UKS sekolah. Lumayan jauh dari kelasku. Merepotkan
"Kenapa masih disini? sana masuk" lanjutku dan mendorong badannya, tapi ternyata tenagaku tidak cukup untuk menggerakkan badannya sedikipun
"Kau ini bodoh atau bagaimana? Aku kan anak baru, aku tidak tau bagaimana caranya" ucapnya lagi
"Aish, Kau tinggal masuk lalu bilang pada guru han, lalu kau akan diberi obat dan jika sakitmu itu parah kau bisa tidur di UKS itu dan melewatkan pelajaran pertama sampai istirahat nanti" jelasku panjang lebar
Dia menepuk pundakku dan segera masuk kedalam. "Terima kasih, sana pergi" ucapnya kemudian
"Tidak tahu diri!" Ucapku dalam hati dan mengepalkan kedua tanganku aku segera pergi dari sana
Setidaknya aku tidak akan bertemu dengannya sampai jam istirahat
Yoongi POV
Aku memasuki UKS sekolah baruku dan kebingungan disana
"Permisi" ucapku
"siapa yang sakit" tanya seorang wanita yang duduk di salah satu kursi dan memainkan handphonenya
"Aku sakit. Bolehkah aku tidur sebentar" tanyaku
Dia mengalihkan pandangannya kearahku
"Tampannya" ucapnya kemudian
Sudah kuduga, semua wanita akan berkata begini
"Kau sakit apa?" Tanyanya lagi
"Hm, kakiku tampaknya sedikit keseleo dan aku butuh istirahat" ucapku sedikit dilebih lebihkan

KAMU SEDANG MEMBACA
Destiny.
Любовные романы"Sedekat dekatnya aku dengannya, jika memang aku hanya ditakdirkan untukmu, dia bisa apa?" -MYG "Aku bisa saja menjauhimu, tapi jika aku memang ditakdirkan untuk selalu disisimu, apa aku akan menolaknya? Tentu saja tidak" -SYJ "BECAUSE YOU'RE MY DES...