Chapter 2

2.3K 52 5
                                    

*EDITED

Dilla POV

Yap tepat malam ini pada tanggal 4 november 2012 akan diselenggarakan ulangtahun teman lesku yang bernama Kate Cyntya Maura Galliando, gosipnya pesta ulang tahunnya kali ini akan di rayakan secara besar besaran, yap karena ini adalah ulang tahun Kate yang ke-17 atau lebih dikenal sebagai sweet seventeen

Aku sedikit sebal padanya karena Kate yang selalu membully ku hanya karna ia menganggap ku sebagai Jones-jomblo ngenes-. Sebenarnya aku juga tidak pernah merasa seburuk itu.

Untung saat itu ada pahlawan ku yang membuat julukkan itu musnah dengan sendirinya.

Yap, Aldo.

Semenjak ia tahu kalau aku sudah memiliki pacar, Kate tidak pernah memberikan julukan itu lagi kepadaku.

Aldo Syaputra. Sosok pria yang selama ini masih kutunggu-tunggu kehadirannya. Sudah hampir 2 tahun kami lost contact. Aku masih memiliki banyak pertanyaan untuk nya, apakah kita masih memiliki status yang spesial? Sepertu dulu? Apakah kita masih bisa bertemu? Apakah kamu masih menungguku selama ini? Apakah kamu masih mencintai ku? Apakah kamu telah menemukan orang lain yang sudah menggantikan ku? Apakah..............

Pertanyaan itu menggantung diudara. Tak ada yang dapat menjawabnya. Tak ada yang mampu menjawab melainkan hanya sosok yang sedang ku rindukan saat ini. Dimana dia?

---------------------------------------------

"Lo pergi ke Birthday Party nya si Kate sama siapa? Bareng gue aja" Zani mengirimiku pesan. Gadis blasteran Jerman-Indo ini memiliki paras yang sangat cantik. Rambutnya yang panjang terurai memberikan kesan kedewasaan pada wajahnya.

"Okay, lo kerumah gue aja. Gue lagi siap siap nih. Bantuin gue pilih bajuu!!"

"Siap boss"

Tak lama kemudian ada seseorang yang mengetuk dibalik pintu kamar ku.

"Yaa masuk aja"

Sosok Zani muncul dari pintuku dan menutupnya lagi. "Belom siap juga? Aduh tuan putri lemot banget.." Kata Zani mendekati lemariku dan mencari sesuatu didalamnya.

"Masih disimpen aja nih, kapan lo mau move on? Katanya udah bisa? Ahahaha"

Aku melirik nya tak mengerti apa yang teleh ia ucapkan. Aku mendapatkan Zani yang sedang memegang benda yang diberikan oleh Aldo. Benda itu dapat mengeluarkan suara jika kita memutar kunci di sampingnya. Aku ingat sekali ia memberikan itu saat aku ulang tahun.

"Helooo, kok malah bengong? Flashback yaaa? Hahaha!"

"Apaan sih lo zan, enggak kok! Udah buruan cariin gue baju yang cocokk."

"Ini? Mau?" Kata Zani sambil menyodorkan gaun merah milikku.

"Yaudah sini. Gue pake dulu ya"

Zani tak menjawab melainkan ia memutar kunci di hiasan yang diberikan oleh Aldo dan benda itu dengan lancang mengeluarkan alunan suara yang indah. Indah, membuatku mengingatnya (kembali).

----------------------------------------------

"Lo masih sayang gak sih sama Aldo, dil?"

"Idk."

Susasana menjadi hening setelah aku menjawab pertanyaannya itu. Aku dan Zani sedang ada di mobil yang membawa kami ke Hotel tempat Kate mengadakan pesta ulang tahunnya. Btw, aku sudah punya kado untuknya. Sebuah dompet yang berwarna ungu, ya Kate sangat menyukai warna ungu karena idolanya Justin Bieber juga sangat menyukai warna itu. Aku membelikannya kemarin siang di mall.

Rahasia CintaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang