[[ SMAN LESTARI JAYA ]]

992 37 19
                                        

"Sayang, bangun dong! Lihat tuh jam berapa sekarang? Kamu itu perawan! Nggak baik perawan bangun kesiangan! Emang kamu mau nanti jodohnya dipatok ayam?!"

Aku yang merasa terganggu langsung menutupi kedua telinga menggunakan bantal dengan rapat-rapat.

Haduh, damai banget melihat wajah Cameron Dallas walaupun hanya dalam mimpi.

Calon suamiku, baik-baik ya disana. Makan yang bener biar sehat, jangan centil sama cewek. Tunggu waktu, waktu akan mempertemukan kita.

Kehaluanku rupanya sudah tingkat dewa, hahaha.

"Sayang, nanti jodoh kamu dipatok ayam loh. Ini beneran kamu mau?!"

Loh, kalau jodoh sih ya nggak akan pergi. Ibu ini perumpaan dari siapa sih? Mitos deh.

"Kamu ini dibilangin nggak nurut. Aquella Fricila Rosby!"

Aku langsung bangun dengan sigap, walaupun mata masih kicep-kicep. Gaswat sudah kalau Ibu sudah mengultimatumkan nama lengkap.

"Buruan mandi. Kamu ini ya..! Contoh tuh kakak-kakak dan adikmu, mereka sudah bangun dari satu jam yang lalu. Lihat- sekarang sudah jam setengah enam Qilla."

"Iya Ibu, maafin Qilla ya. Habisnya tadi malam Qilla begadang," seraya mengucek-ucek mata.

"Memangnya, tadi malam kamu ngapain saja? Sampai-sampai begadang. Sudah cepetan kamu mandi terus solat" Ibu menyuruhku dengan tatapan menyelidik, sedangkan tangannya berkacak pinggang.

"Ibu ini kaya nggak tau aku aja kalau malam. Tadi malam aku memikirrr..."

"Kamu ini banyak alasan! Sudah sekarang cepetan mandi" titah Ibu masih dengan berkacak pinggang.

"Ya Tuhan... Waktu aku hamil padahal nyidamnya tidak macam-macam. Tapi kenapa sifat anakku bikin emosi melulu?"

"Nggak boleh gitu, Bu... Gini-gini aku cantik loh." aku menaik turunkan alisku dihadapan wajah ibuku.

Ibu berteriak dengan kencang, "QILLA!"

Aku langsung ngibrit masuk ke kamar mandi dengan cekikikan.

Padahalkan aku mau bilang ke ibu kalau tadi malam aku memikirkan bagaimana cara memecahkan soal-soal matematika yang rumit itu.

Tapi emang dasarnya Ibu. Dikit-dikit pasti langsung emosi.

Aku langsung mandi dan hanya membutuhkan 10 menit. Setelah mandi aku memutuskan untuk solat subuh dahulu.

Aku memakai seragam sekolah lamaku yang di SMP.

Jilbab ✔

Mata ✔

Seragam rapih ✔

Jam tangan ✔

Sepatu putih ✔

Perfect.

Eh, lupa minyak wangi ✔

PERFECT.

Aku mengambil tasku yang terisi 2 buku tulis, tepak, gadget, charger, dompet, mukenah, al-quran.

Enemy To Love [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang