13. The Song

1K 96 3
                                        

Sampai satu minggu berikutnya, belum ada informasi lanjut tentang Rita yang ingin mengadakan press conference untuk membersihkan nama Lily dan tentunya keluarga Potter. Sejak artikel yang memuat pertemuan eksklusif itu dimuat, banyak sekali muggle — kemungkinan besar penyihir yang menyamar— berlalu lalang tak jelas di sekitar rumah Harry. Mengamati siapapun yang keluar masuk dengan tatapan misterius.

"Aku tak tahu mereka siapa, Mrs. Potter. Aku sempat tanyakan tadi dan dia hanya menjawab mencari keluarganya. Anak perempuan berambut merah. Saat saya jelaskan kalau memang ada anak dengan ciri-ciri seperti itu di rumah anda, tapi bernama Lily, bukan Marta seperti yang ditanyakan. Dia langsung pergi setelah saya yakinkan kalau Lily sedang sakit dan tak bisa keluar rumah. Perempuan itu langsung ijin pergi," tutur Akane beberapa hari lalu.

Seratus persen Hermione yakin, jika orang itu bukanlah muggle biasa. ia pun pernah mendapati beberapa orang sengaja memotret kediamannya secara sembunyi-sembunyi. "Aku yakin mereka wartawan dari majalah-majalah sihir, Harry," kata Hermione di sisi Harry. Suaminya itu mencoba memejamkan mata di balik selimut tebalnya.

"Ehem, berarti memang kita harus waspada. Jangan sampai Lily keluar sendirian," jawab Harry masih terpejam. Suaranya masih tegas tanpa ada indikasi mengantuk sedikitpun.

Daily Prophet edisi hari ini tergeletak di meja dekat ranjang mereka. Mata Hermione tidak betah lama-lama hanya memandang tumpukan koran sihir itu di atas sana. dengan satu tangan memegang perutnya, Hermione mencoba meraih Daily Prophet itu sambil memeiringkan badannya. Ia tidak tahu tentang kabar apa yang dimuat hari. Sepanjang hari, ia dan Lily sibuk ke rumah sakit. Mulai dari memeriksakan kandungannya sampai mengantar Lily terapi. Tidak begitu repot karena semua aktifitas mereka dilakukan cukup di rumah sakit yang sama.

Lagi-lagi, headline seputar Lily kembali dimuat di sana. Ini kali ke tiga setelah awal berita tentang pertemuan eksklusif Rita dan Lily,langsung mendapatkan tanggapan luar biasa dari publik sihir. Beberapa hari kemudian kembali dimuat sebuah artikel yang membahas sejarah 10 nama-nama squib terkenal sepanjang masa yang memiliki cerita hidup beragam. Mulai dari Arabella Doreen Figg atau Mrs. Figg sampai Argus Flich, dan di urutan terakhir tercantum nama Lily Luna Potter sebagai squib muda paling populer abad ini.

Untuk edisi kali ini, berita yang dimuat adalah tentang kondisi aktifitas sehari-hari Lily di rumah dengan mencantumkan judul, Skandal Baru di Balik Pintu Keluarga Potter.

"Daily Prophet berganti jadi majalah gosip?" Hermione heran.

"Sudah dari dulu, kan?" ujar Harry sarkastik. Kini ia bangkit duduk di sisi Hermione. Dagunya diletakkan nyaman di atas pundak kanan istrinya sambil ikut membaca. Hermione beralih memandang wajah Harry bingung karena tiba-tiba saja suaminya sudah ikut duduk memperhatikan kertas di tangannya. "Kebanyakan minum kopi di kantor, honey," ujar Harry tersenyum manis. Hermione menggeleng pelan. Kebiasaan.

Mereka pun kini membaca berita itu bersama.

Sejak pagi, rumah keluarga Potter tertutup. Tidak tampak aktifitas besar di sana. Menjelang siang, Harry Potter keluar mengendarai mobil Mugglenya menuju persimpangan jalan dan menghilang di tikungan. Sementara istrinya, Hermione Potter, hanya sesekali keluar rumah untuk membuang sampah, menyiram tanaman atau bercanda dengan Muggle wanita bermata sipit.

"Itu pasti Mrs. Marchant," komentar Hermione. Ia kembali membaca.

Lalu kemana Lily Luna Potter? Berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari wanita Muggle bermata sipit itu, ia menjelaskan bahwa Lily sedang sakit dan tidak bisa keluar rumah. Benarkah Muggle bermata sipit itu berkata yang sejujurnya?atau hanya perintah dari Harry Potter maupun Hermione Potter?

"Dan itu memang Mrs. Marchant," kata Harry tiba-tiba.

Berita terputus dengan keterangan 'baca selanjutnya halaman 13', tepat di bawah foto rumah mereka. Dari hasil gambar rumah yang dimuat di sana, wanita yang diduga sebagai penyihir menyamar adalah pelakunya. Hermione tahu, ia sempat melihat seorang wanita memotret rumahnya dari seberang. "Apa, sih, mau mereka? Kasihan Lily!" gerutuku sambil membuka lembar selanjutnya.

Would You Still Love Me the Same? (a Harmony fanfiction)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang