Part 15 ( He find me )

1.5K 91 9
                                        

Mianhae terlalu lama update. Kesibukan mulai melanda hari-hariku. Huhu, but terima kasih sudah setia menunggu. Vote and preview kalian semangatku.!

Happy Reading

Young Go menatap pintu yang tak kunjung terbuka. Ia menunggu Sungmin yang belum juga pulang. Sudah sesore ini ia belum juga pulang. Apa dia bermain dengan Donghae? Ahh tapi dia kan sedang tidak bersahabat. Berulang kali Young Go menghubunginya tapu tidak ada jawaban.

"Ahh sial. Kemana anak itu. Kalau pulang nanti awas saja.!"Gerutunya.

Tiba-tiba rasa khawatir menyerangnya. Rasa tidak enak pun mulai menggerayanginya.

Deerrttt....deerrttt

"yeoboseo sungmin-ah.!"

"......."

"eoh Sunhae-ya. Mianhae. Waeyo?"

"....."

"Mwo? Jinjja? Donghae juga tidak disini."

"........."

"aisshh jinjja. Tenanglah aku akan kesana."

Young Go memutuskan panggilannya. Ternyata Donghae juga tidak dirumah. Kemana dua anak itu? Young mengambil jaket serta kunci mobilnya menuju rumah Sunhae. Mereka akan bersama-sama mencari Donghae dan Sungmin.

"annyeong Sunhae-ya.!!"

Teriak Young Go saat sudah berada didepan rumahnya. Ia disambut namja lebih muda darinya. Itu pasti Jungsoo. Hyung dari Donghae.

"Ajusshi. Kajja masuk."

Jungsoo membiarkannya masuk dan bertemu Sunhae. Jadi dia appa kandung Donghae? Ujar batin Jungsoo. Young Go menenangkan Sunhae yang terlihat cemas. Sesekali Jungsoo tersenyum kecil melihat keduanya. Mereka seperti sangat cocok untuk menikah.

"eoh, Young Go ini putraku Jungsoo. Hyungnya Donghae."

"Young Go imnnida."

Jungsoo tersenyum menerima perkenalannya. Mereka bertigapun berunding. Tidak ada jejak maupun alasan kemana mereka pergi. Ketiganya hanya takut jika Sungmin dan Donghae ada ditangan Sung Ji.

"aku tidak akan membiarkan Sung Ji melakukan hal bodoh pada Donghae.!" Ujar Jungsoo.

"nado. Sungmin putraku satu-satunya aku tidak ingin mereka kenapa-kenapa."

"jadi kita harus bagaimana???" Jungsoo maupun Young Go nampak berpikir.

"ahh GPS. Kita lacak melalui GPS."

Usul Jungsoo. Bukan ide yang buruk. Jungsoo buru-buru mengambil laptopnya dan mulai melacak keberadaan mereka.

Sementara itu disebuah ruang kecil yang lebih mirip gudang Sungmin mulai membuka matanya. Pangkuannya terasa berat seperti ada yang menindih saat dilihat ia mendapatkan Donghae tengah terbaring dipangkuannya.

"Yaaak Hae ireonnaa.!"

Sungmin mengguncang tubuhnya namun tak kunjung bangun. Ia memandang sekelilingnya. Tempat yang sangat asing. Ia pun mengingat-ingat kembali kenapa dia bisa ada disini.

"Sung Ji."

Terakhir kali Sungmin diajak ke mobilnya sebelum bel pulang. Saat itu ada yang membekapnya hingga ia tak sadarkan diri. Terakhir yang ia lihat adalah wajah seram Sung Ji yang mati-matian membekapnya.

"Aish namja itu.!! Hei hae bangunlah.!!"

Kesal karna Donghae tak kunjung bangun ia pun mengusap kasar beberapa rambut yang menutupi dahinya.

Beloved BrotherCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang