Hari ini Donghae tidak sengaja bertemu Sungmin diloker. Donghae melangkah tanpa ragu meskipun ia melihat Sungmin disana. Sungmin berdecih melihat Donghae ada disini juga.
"surat cinta lagi? Aishh kenapa yeoja disini begitu menyukaiku."
Sombong Donghae menunjukan tatapan sinisnya pada Sungmin. Rupanya Sungmin kemakan jebakan Donghae. Hatinya berhasil dibuat panas. Pasalnya ia juga sering mendapatkan surat cinta dari para yeoja tapi tidak lagi semenjak Donghae manjadi siswa disini.
"benar kata umma aku memang tampan."
"jangan sombong kau Lee Donghae.!"
"omo rupanya ada yang tidak suka?" Donghae melirik sinis kearahnya.
Demi apapun Sungmin sedang tidak ingin ribut pagi-pagi begini. Ia pun lebih memilih meninggalkan Donghae yang tersenyum puas. Puas ? Lihat saja nanti kau Lee Donghae.
.
.
.
"kai bai bo.!"
"kai bai bo.!"
Paaakk
"arghh, yakk jangan keras-keras eoh.!"
"aish lemah sekali hah kau kan namja."
Hyukjae mengusap pipinya yang kena tamparan Siwon karna kalah main batu gunting kertas. Tidak ada kerjaan yang bisa dilakukan selain bermain batu gunting kertas. Siwon cukup puas karna bisa sering-sering menampar Hyukjae yang selalu kalah.
"aish bukankah mereka lebih kekanak-kanakan dariku?" ujar Donghae melihat kelakuan kedua temannya.
Donghae mendesah kala Young Go Sam belum juga masuk ke kelas.
"pagi anak-anak maaf saya telat.!"
Murid yang mulanya gaduh mulai kembali tenang melihat Young Go sam yang datangnya dengan buru-buru.
"maaf ada sedikit masalah jadi saya terlambat. Nah hari ini kita akan ambil nilai praktek alat musik."
"haaaa?? Sam kenapa dadakan???" gerutu Hyukjae.
"Young Go sam kau kebiasaan." Sahut Minho yang juga terlihat belum siap.
Young Go sam hanya tertawa melihat ekspresi murid-muridnya. Yaa ini bukan kali pertama Young Go sam melakukan ujian dadakan. Tapi sepertinya Donghae sama sekali tidam keberatan. Beberapa menit kemudian mereka sudah ada di ruang musik.
"nah saya akan mempersilahkan untuk yang pertama memainkan alat musik disini. Yang pertama akan dapat nilai plus."
Nampaknya para murid sedang menggerutu. Bukannya tidak mau melainkan mereka belum siap. Young Go menatap satu-satu muridnya yang masih menggerutu.
"Donghae-ya. Silahkan."
Donghae terkejut Young Go tiba-tiba menyebut namanya. Seketika murid sekelas memperhatikan Donghae. Ya Donghae yang mereka kenal Donghae yang tidak pandai dalam hal musik, selalu dapat nilai jelek, dan si pembuat keributan kini dipanggil oleh seorang Young Go sam.
"Donghae aku menyuruhmu untuk memainkan alat musik sekarang."
"maaf sam aku tidak bisa."
Elaknya secepat mungkin. Young Go mendesah panjang. Apa yang dia katakan? Bukankah permainan pianonya sangat indah?
"eoh Young Go sam apa kau lupa dia anak yang tidak bisa apa-apa."
Seru Taemin meremehkan Donghae. Donghae sama sekali tidak keberatan dengan perkataan Taemin. Karna memang niatnya Donghae ingin menghilangkan permainan itu dari telinganya.
"aish tutup mulutmu Tae, Donghae tidak seperti yang kau bilang.!"
"terus saja kau bela temanmu itu Hyukjae-ah. Temanmu itu jelas tidak tau apa itu musik. Dia hanya tau apa itu gerakan konyol yang sering ia lakukan bersamamu.!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Beloved Brother
FanficIa tak pernah mengeluh bagaimana sikap dan perilaku yang ia dapatkan dari seorang hyung yang selama ini ia sayang. Ia hanya mencoba berusaha mengubah kenyataan menjadi lebih baik
