Fear

1.9K 192 24
                                        

Semua orang sudah berkumpul diruang keluarga rumah Jeonghan, mereka sudah mendengar cerita dari Seungcheol jika Jeonghan terkunci di gudang penyimpanan bola basket. Beruntung kedua orang tua Jeonghan tidak ada, jika mereka tahu mengenai hal ini bisa dipastikan Do Yoon akan benar-benar hancur.

"Sudah Ren, jangan terlalu memikirkannya. Setidaknya Jeonghan sudah pulang dengan selamat" ucap Jonghyun sambil berusaha menenangkan Ren yang sejak tadi begitu gelisah menunggu sang adik.

"Tapi siapa yang sudah melakukan ini pada Jeonghan? Apa orang itu tidak tahu jika hal terburuk yang bisa terjadi adalah Jeonghan akan mengalami trauma berkelanjutan?"

Seungcheol memang menceritakan semuanya kecuali bagian dimana Jeonghan memberitahunya siapa yang sudah menguncinya didalam gudang.

"Kami akan menjaga Jeonghan hyung. Kau tidak usah khawatir hyung" ucap Mingyu.

Sedangkan dikamar Jeonghan berbaring dengan seungcheol yang duduk disampingnya. Keduanya terus berpandangan, seungcheol sendiri terus menggenggam tangan Jeonghan.

"Gwenchana?" Tanya seungcheol sambil memainkan rambut Jeonghan.

"Hmm. Gomawo"

"Gwenchana. Tidurlah"

"Cheol ah, temani aku. Aku mohon"

"Iya, aku disini. Tidurlah"

Seungcheol terus mengelus rambut Jeonghan, kedua mata Jeonghan mulai terpejam sedangkan seungcheol tidak melepaskan pandangannya dari jeonghan.

"Hyung, bagaimana jeonghan hyung?" Tanya soonyoung yang masuk bersama dengan yang lain.

"Sudah lebih tenang. Kalian tidak pulang?"

"Sebentar lagi. Do yoon sudah keterlaluan dan akan aku pastikan dia mendapatkan balasan yang setimpal" ucap wonwoo.

"Sudah, kita fikirkan itu nanti yang terpenting Jeonghan tenang terlebih dahulu"

"Kau akan menginap hyung?" Tanya Hansol.

"Sepertinya begitu. Lagipula besok kita hanya latihan, kalian pulanglah"

"Kami pulang dulu, jika ada apa-apa hubungi kami" ucap Jisoo.

"Arasseo, hati-hati"

Kesebelas orang itu segera pergi, seungcheol memperhatikan Jeonghan yang semakin terlelap. Dia tidak percaya jika Do Yoon bisa melakukan hal seperti ini pada Jeonghan, ia sudah sangat keterlaluan kali ini dan Do Yoon harus diberi pelajaran yang setimpal.

"Aku akan membalasnya"

.
.
.

Keesokan harinya Jeonghan terbangun dan mendapati Seungcheol juga masih tertidur disampingnya, tangan keduanya juga masih bertautan.

"Seungcheol ah irreona"

"5 nenit lagi"

"Cepat bangun, kita harus latihan sekarang"

Seungcheol kemudian bangun dari tidurnya dan meletakkan dagunya si bahu Jeonghan lalu kembali memejamkan matanya.

"Aku menyuruhmu bangun cheol ah, palli"

"Arasseo"

"Mandilah, aku akan mengambilkan baju Jonghyun hyung"

"Hannie ya"

"Cepatlah, kita bisa terlambat" ucap Jeonghan yang lalu mengelus rambut Seungcheol pelan.

Seungcheol tersenyum lebar ketika jeonghan mengelus rambutnya, hal yang sudah lama tidak ia rasakan. Dulu Jeonghan selalu suka mengelus rambutnya dan itu selalu membuatnya nyaman.

Rival, Ex's And LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang