banyak yang menganggap cewek cupu gak bisa apa 2 . lemah , paranoid , gak cantik , aneh tapi di balik kekurangan nya dia memiliki kelebihan yang tidak di miliki cewek 2 yang menganggap dirinya gaul di luar sana jadi ini tentang kisah cinta seorang g...
prisma mengantarkan ku kelas semakin hari ia jadi semakin protektif dan posesif padaku takut jika hal yang seperti dulu terjadi padaku apalagi kalau di gencet oleh fans nya dia . " loe beneran gak pengen gue temani dulu sebelum dosen loe dateng kan masih 1/2 jam lagi masuknya ," cemas prisma " gue gak apa - apa babe loe tenang ya ," ernisa membelai pipi cowok nya itu. tiba tiba ada suara yang gue kenal memanggilku " ernisa ," panggil indra si prisma juga ikut menengok dia lega karena hanya kakak tirinya yang memanggil dia kalau cowok lain mungkin dia akan menghadang cowok tersebut dan itu membuat ernisa tertawa dalam hati.
" ada apa kak kemari kelasnya bukanya bukan di sini ?" tanyanya heran " hei adik ipar ," ujar indra sok akrab " hei juga bro ," mereka bersalaman ala cowok saling tersenyum satu sama lain. " ini bekal dari mamah loe tadi lupa sarapan kan ," kata indra si prisma yang mendengarnya melotot ke arah gadisnya itu kenapa ia sampai lupa sarapan. " loe kok gak bilang belum sarapan si babe apa kita ke kantin dulu ," cemasnya " gue gak apa - apa tadi terburu buru makasih ya kak ," ujar ernisa si indra yang berusaha mendekatkan dirinya langsung di hadang prisma membuat ia tertawa . " hahah loe sekarang jadi terlalu protektif ya dan posesif ama ernisa saking cintanya nich ," goda indra si ernisa hanya tersenyum geli mendengarnya . si prisma hanya mendengus kesal lalu indra pamit untuk menuju kelasnya .
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
ERNISA POV
" loe harus makan sekarang ," ujarnya " tapi habis ini kan masuk ," kataku " masih kurang 15 menit lagi cukup kok atau gue suapin di sini kalau gak mau ," katanya menyebalkan. pemaksa banget sih ah . akhirnya aku menuruti kemauanya aku memakan bekal dari ibuku yang di buat cantik aku jadi senang pertama kali nya aku merasakan perhatian ibu semenjak ia meninggalkan ku .
si indra yang sedang berjalan tidak sengaja menabrak si rita mantan prisma . " eh maaf ," ujar indra " hati hati donk ," ujar rita dan saat ia memandangi wajahnya ia terkesima sesaat . " busyet ganteng banget nich orang , gue gak pernah liat dia ya apa dia anak baru," batinya " loe masih waras kan," kata katanya yang menyakitkan tetapi setengah bercanda itu membuat si rita tersadar . " gue masih waras emank nya loe yang jalan gak pakai mata," sindirnya tiba tiba si indra menggenggam tangan gadis itu yang sedang kaget dan membawanya ke suatu tempat . ia hanya tersenyum . " loe mau bawa gue kemana lepasin gak ," kata rita
di kelasku aku selesai memakan bekal dari ibuku si prisma yang melihatnya jadi tersenyum puas. " nah gitu donk gue gak mau liat loe sakit atau kenapa napa ," si prisma memeluk ku. " hei pris gue cari loe malah lagi mesra mesraan di sini udah masuk tahu ," kata vino " bukankah entar pelajaranya jam 08.40 ," kata prisma " loe lupa pelajaran matematika loe, kan di ganti hari ini jam 07.00 ," ujar revi " gawat gue lupa hehe duluan ya babe ," si prisma mencium pipiku sekilas dan berlalu " gila loe asal cium aja ," kata revi " loe berubah gak kayak loe dulu ," si vino tersenyum .
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
lalu hany dan lindsey baru sampai dan melambaikan tangan kepadaku yang masih duduk menunggu mereka aku pum melambaikan tangan dan di arah lain aku tidak menyadari seseorang mengawasi gue dari jauh .
" kenapa loe van masih aja mengejar dia loe gak nyesel kita di droup out dari sini gara gara ulah kita yang selalu ketahuan ," ujar rezky
" gue gak pengen mereka bahagia gue pengen mereka menderita ," ujarnya gila " loe eman k udah sarap van," cetus vania