Aku sangat terkejut atas pengakuannya ternyata yang selama ini aku kenal tata orang yang ceria, selalu tersenyum tidak ada yang tau kalau ia menanggung beban yang begitu berat, dia menyimpan rapat-rapat kerapuhanya itu sehingga orang tidak bisa melihatnya, aku semakin mencintainya. Waktunya
"jadi kamu belum pernah pacaran?"
"belum, karena aku percaya jodoh pasti akan datang pada waktunya buat apa aku memikirkannya?"
"ya, apa itu komitmenmu?" aku mencoba mengalihkan pembicaran agar di atdak memikirkannya lagi.
"komitmen, mungkin?"
"jadi apa jawabanya?"
"jawaban apa?"
Oh wanituku ini memang benar-benar polos, aku akan mengajarinya akan cinta itu tidak sepeti apa yang ia kira, kalaw cinta itu indah.
"apa kau pura-pura lupa,apa kamu amenesia dalam sekejap?"
"memang apa?"
Benar-benar dia mencoba kesabaraan ku, aku melangkah mendekatinya dan menatap matanya, dan dia mencoba mengindariku dengan langkah mundur kau tidak bisa lagi lari dariku, coba saja kalau bisa.
"Ber-hen-ti... ya aku ingat, tapi menurutku apa itu tidak terlalu cepat?"
"ya aku tau ini terlalu cepat, asal kau tau aku sangat sulit lagi untuk mengatakannya lagi?"
"emmmmm, sebenarnya?"
"sebanarnya apa? Akau siapa apapun jawabanmu jadi katakanlah"
"sebenarnya aku pun meraskan hal yang sama seperti mu, aku pernah menyangkal kalaw yang kurasakan bukan cinta atau jatuh cinta karena aku tidak percaya ataupun pernah measkannya"
"jadi?"
Aku tau pasti jawabannnya tapi kenapa jawabanmu sanga lama sekali membuatku gemas saja.
"ya"
"ya, apa?" wajahnya sangat imut sekali, lihatlah pipinya bersemu merah.
"ya, aku mau jadi pacarmu"
"benarkah???"
"aku tidak akan mengulangnya lagi"
Prov Nathan and
********* ******** ******** ******** *********
Aku sangat terkejut atas pengakuan Nathan dan akau masih belum percaya kalaw akau sudah menjadi pacarnya bukan pura-pura lagi.
Disaat semua rahasiku terbongkar dan di satu sisi aku merasa senang teryata benar setiap cobaan pasti ad hikmahnya, tapi bagaimana dengan ke empat sahabatku apa merek akan membenciku.
"kenapa kamu melamun, apa kau sedang memikirkan sahabatmu?"
"dari mana kau tau, kalaw aku sedng memkirkan mereka?"
"tentu saja kitakan sudah sehati? Benarkan" nathan mengerlinkan mata nakalnya, aku baru menyadarinya kalaw dia snagat tampan sekali.
"jangan bercanda, aku harus bagaiman menghadapi semua sahabatku?"
"tenanglah semua akan baik-baik saja kamu liat saja nanti aku yakin semua sahabatmu akan kembali seperti semuala, hanya saja mereka terkejut beri mereka waktu?"
"ya, kamu benar itupun bukan salah mereka kerana aku tidak jujur dengan tromku. Oh iya kamu tau saat semua kata-kata ku menjadi nyata aku sangat terkejut?"
"ya akupun sama terkejutnya apa yang kamu katakan, dan saat itu aku berpikir kalaw kamu mengarang cerita?"
Aku menajamkan mataku kepadanya, mana meungkin aku bohong dalam waktu sesingkat itu, Nathan mengelus rambutku denga sayang sikapnya membuatku salah tingkah dan melanjutkan ceritanya lagi.
"dengarkanlah dula ucapanku belum selesai, tapi saat temanmu mengatakan aku ini pacarmu sedangkan aku baru pertama bertemu jadi aku percaya dengan apa yang kamu ucapakan mungkin aku jodohmu?".
"pede sekali kamu, nat antarkan aku pulang sekarang aku tidak mau membuat bunda ku khawatir?"
"baikalah, ayo kita pulang sayang?"sepertinya aku harus terbiasa kalau nathan memangging dengan kata sayang, itu sangat memnggemaskan sekali.
"kenapa belum naik, kamu bilang ingin pulang?"
"ah iya, ayo pulang tapi jangan ngebut bawa motornya aku takut?"
"baiklah princess.."
Saat perjalanan pulang aku tertidur adan memeluk punggung pacarku ini karena sangat nyaman, kebiasaanku setelah mengais pasti aku akan mengantuk.
Kenapa badanku sepeti melayang ya, tapi aku tidak mau membuka mataku karena ini sangat nyaman.
"baringkanlah, disini" bunda menyuruh nathan membaringkan ku di kasur empukku, samar aku mendengarnya.
"terimakasih nak karea sudah mengantarkan tata kerumah, tapi kenapa tata pulang cepat apa dia sakit?"
"emmmm, iya tante sepertinya tata tidak enak badan ? jadi saya mengantarkannya pulang"
Nathan berkata dalam hati "Aku bingung harus mengatakan apa kepada bunda tata, alasan kenapa iya pulang cepat, aku jawab iya saja, nanti tata pasti akan menjelaskannya kepada bundanya tenang saja sayang aku akan membereskan kekacawan yang ada di sekolah?"
"oh seperti itu, sekali lagi tanten terimakasih karena sudah repot- reopt mengantarkanya dan lagi tata tertidur"
"tidak apa-apa bu, kalau begitu saya permisi tante?"
"iya mari tante antarkan ke sampai pintu"
Setelah bunda menganta nathan , kembali lagi ke kamar ku dan disaat itu aku bangun karena baru menyadari aku sudah ada di kamarku sendiri.
"bunda, dimana nathan? Maksudku temanku yang mengantarkan aku?"
"dia sudah pulang, lebih baik kamu istirahat tduralah agar badan kamu agak enakan?"
Aku sempat berpikir kalaw aku tidak sakit tapai setelah aku pikir mungkin nathan yang mengatakan aku sakit karena aku pulang cepat, tapi aku belum bisajujur kepada bunda, aku takut saat aku berceita bunda sedih setelah mengetahui penyebabnya apa, maaf kau bunda.
"baik bunda...."
Setelah bunda tidak ada aku tidak tetidur aku memikirkan bagaimana hari esok saat aku sekolah semua orang telah membenciku dan semua sahabatkupun sama. Tiba – tiba Hp ku berdering, ah ternyata dai natahan.
"halow?"
"kau sudah bangun?"
"ya, maak karena aku tertidur pasti aku berat sekali ya?" ah pipiku jadi merona membanyangkan aku digendong seperti ala cinderela.
"aku senang mengendongku menurutku itu sangat kurus jadi kamu harus lebih banyak makan lagi megerti?"
"aku tidak kurus, tapi langsing tau?" aku memasang muka cemberut.
"jangan memasang muka cemberut sayang, aku tau kamu sednag cemberut lupakanlah aku bercanda dan dengarkanlah aku?"
"apa?"
"jangan pikirkan masalah yang sedang terjadi di sekolah aku sudah membereskannya, jangan berpikir keras aku tidak ingin kamu sakit kamu mengert?"
"maksudmu?"
"bukankah sudah jela, aku bialang jangan pikirkan masalah di sekolah dan bersikaplah seperti biasa menjadi tata yang selalu ceria oke? Oke..!!!
"baiklah, terimakasih tapi kamu janji tidak akan jauh dari ku saat di sekolah?"678

KAMU SEDANG MEMBACA
Dia nyata
Romance"prov cinta" panggil saja aku tata, sebena rnya namaku cinta tapi aku tida suka di panggil cinta, karena aku tidak percaya apa itu namanya cinta.... sejak orangtuaku bercerai, aku jadi tidak percaya dengan kata cinta bisa di bilang aku puya troma...