Akhirnya hari pensi itu berakhir, keesokan harinya adalah hari pelepasan/wisuda untuk anak kelas XII.
Setelah kelas XII ninggalin sekolah, untuk kelas X dari kelas X-2 sampe X-6 dipindah ke kelas depan.
Aku nggak berfikir bahwa aku bisa liat kak sapta setiap hari dari kelas yang akan ku tempati nanti.
Tapi ternyata, kelas yang aku tempati adalah kelas XII IPS 2, dan kelas itu bersebrangan dengan kelas XI IPA3.
Beruntungnya aku, dan senangnya diriku.
Aku memilih tempat duduk di paling depan pojok samping kanan.
Aku tetap memilih sebangku dengan Nenes. Masih tau alasan nya kan? Ya dia orang yang bisa di ajak kompromi.
Ternyata tempat duduk ku, bisa ngeliat stand kantin yang ada di pojokan.
Jadi kami bisa ngeliat kakak kelas yang lagi nongkrong disana.
Saat itu jam istirahat tiba. Aku menolak ajakan Bia,Nenes, dan Mila.
Atha sudah ngga bisa ngajak aku ke kantin lagi, soalnya dia pindah sekolah ke wilayah jawa.
Dia sempat pamit Cuma lewat BBM, karena waktu itu ibunya sakit parah di jawa. Disini dia tinggal sama Bapak, dan 2 adek nya.
Setelah dia nyampe di jawa, beberapa hari Atha hilang kabar, dan tiba-tiba dia ngabarin kalo Ibunya udah ngga ada. (emot sedih)
Oke skipp--
Akhirnya, mereka bertiga pergi ke kantin, sedangkan aku masih duduk di tempat duduk ku.
Saat menoleh kearah luar, tiba-tiba kak sapta dan rombongan nya lewat.
Aku tersenyum manis waktu ngeliat dia ketawa bareng temen-temen nya.
Setelah mereka berlalu, aku pergi keluar kelas. Duduk di bangku panjang yang udah di sediakan sekolah.
Beberapa menit aku menunggu, akhirnya robongan kak sapta lewat di depan ku untuk kembali ke kelasnya.
Aku memalingkan wajah dengan berpura-pura sibuk dengan ponsel ku.
Setelah mereka menjauh, aku kembali memperhatikan kak sapta.
Aku mengira kak sapta bakalan masuk ke kelas nya juga, ternyata enggak.
Dia duduk bareng kak Reyhan di depan kelasnya.
Dan hari itu, aku puas ngeliat gerak gerik senyumannya dari depan kelasku walaupun hanya berseberangan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sebuah Kado
Teen Fiction"Ini kado buat kakak" "Kado apa de" "Kado spesial tentang catatan hati" "Kamu suka sama kakak?" "Iyaa. Kalo kakak?"
