4. Sakit?

2.1K 121 0
                                        

Setelah makan berdua sama aldi. gue jadi ngantuk. gue pun tidur dan masuk kedalam alam bawah sadar. gue ngeliat cahaya putih menghalang penglihatan. Dan apa yang gue lihat? Mama dan papa. Ya mereka sangat bahagia. melambaikan tangan mereka. Apa ini mimpi? atau semacam lucid dream ?

"Heyy ma pa? Kalian apa kabar? Wah indah sekali ya rumah mama dan papa. Keyla boleh mampir?"

"Suatu saat nanti sayangg" ucap mama

"Hmm nanti ya ma pa"

"Keyla anakku, papa merindukanmu sayang. Kau bahagia bukan sekarang? Kami sangaty bahagia karna kamu akhirnya mulai mendapat kebahagaian diluar sana tanpa adanya kami. Key ingat kan kata papa selalu menjadi anak yang kuat dan tegar dan jangan lupa untuk berbuat baik kepada semua orang disekitarmu"

"Ma pa, keyla boleh meluk kalian"

Mama dan papa hanya menggelengkan kepalanya. Itu mengartikan bahwa jawabannya adalah tidak boleh

"Ma pa kalian kok pergi?"

"Keyla masih rindu sama mama dan papa"

"Mama papa dimana? Keyla sendirian disini"

"Ma pa tolong keyla, keyla takut"

Ruangan putih dan kosong tanpa ada celah untuk keluar dari ruangan itu.

"Tunggu dulu, yang dikatakan papa apa maksudnya? Menjadi orang yg selalu baik? Apa ada yang akan menyakitiku? Kenapa tiba-tiba papa nasihatin seperti disurat itu? Apa yang akan terjadi? Bagaimana aku keluarr. Siapapun tolong gue disini"

Dikamar keyla

"Badannya panas bi, dia ada telat makan atau gimana bi?"

"Gaada nak, dia tadi habis makan dengan tetangga si nak aldi kalau tidak salah"

"Apa dia ada hujan hujanan?"

"Tidak ada nak"

"Keyy lo kenapa sih? Bagun dong , gue khawatir"

Ya dia adalah kak zidan. Mengkhawatirkan keadaan keyla saat ini yang tiba tiba demam.

"Key bangun dong, lo pingsan atau apasih kok gabangun bangun"

"gue mendengar seseorang bicara. gue kenal suara itu. Ya kak zidan. Kakk bantu gue keluar napa"

"gue gabisa bisa keluar gimana mana mau bangun"

"Keyla bangunn" ucapnya

"gue cari ah suaranya dimana. Sapatau gue bisa keluar"

gue mengerjap mataku dan melihat sekitar tempat gue berada. Kamar berwarna biru dengan banyak hiasan. Ya kamar gue sendiri. gue ngeliat sosok pria yang sangat mengkhawatirkan keaadan gue ini. Duh

"Kak keyla takuttt"

"Tenangg tenang, lo kenapa?"

"Tadi gue ngeliat mama sama papa, trus mereka pergi, habis itu gue kejebak. gue bingung sumpah gue takut hiks hiks"

" Lo sekarang aman dan sudah balik kan, itu mimpi, ingat cuma mimpii"

"Tapii kak--"

"Hustt sudah ah, badan lo panas, kita ke dokter ya"

"Gausah kak"

"Udah jangan ngebantah. Ayo"

ZIDAN POV

Sesampai dirumah sakit, dokter memeriksa keyla dan melihat kondisinya.
Cukup aneh, keyla yang awalnya baik baik saja tiba tiba demam tanpa sebab.

"Dok bagaimana kondisinya?"

"Apa anda keluarganya?"

"Ya"

"Saya cukup bingung, dia tidak ada penyakit apapun tapi suhu tubuhnya sampai 40˚"

"Aneh, padahal kan dia cuma tidur, ohh atau gara gara mimpi itu?"

"Maaf mas, apa yang tadi anda bicarakan? "

gue menjelaskan apa yang dialami keyla tadi kepada dokter Ghina yang menangani keyla

"Mungkin saja dia bingung Tapi tidak ada yang tahu dia kenapa. Saya pun tidak tahu."

"Terima kasih dok, saya permisi dulu"

"Ya sama sama. Jangan lupa untuk menebus obat yang harus keyla minum"

"Baik dok"
-----
Keyla POV

Disekolah

"Key, are you okay?" Tanya indah

"Gapapa kok"

"Key muka lo pucet gitu lo bilang gapapa"

"Iya gapapa. Kepala gue cuma sedikit pusing aja. Gausah khawatir"

"Uks aja yuk"

"Gak usah"

"Yaudah terserah lo deh"

Guemerasa sesuatu keluar dari hidung gue. Apa jangan jangan gue mimisan? Ah tidak tidak gue sejauh ini gak pernah mimisan

"Keyyyyy. Lo mimisann"

"Astaga ketauan deh!"

"Nahh cepet lo bersihin" sambil memberikan tisu

"Kita kerumah sakit sekarang"

"Gak ah gamau"

"Gue gaakan peduliin tolakan lo itu sekarang. Ayo"

Indah narik gue keluar dari kelas dan izin kepada guru yang akan mengajar serta guru piket didepan. Mereka pasti mengizinkan karna ngeliat gue kayak gini.

***

"Permisi, siapa nama anda?" Tanya dokter

"Keyla"

"Bisa ikut saya keruangan sebentar?"

"Baik dok"

"Key gue disini aja ya. Ntar lo kabarin gue. Biar gue yang nebus obat lo itu"

"Sip"

"Keyla, pernah mengidap penyakit parah?"

"Tidak dok. Saya sakit apa ya?"

"Oh baguslah, saya belum bisa mendiagnosa penyakit anda saat ini. Karna ini mimisan pertama kali bukan?"

"Iya dok"

"Apabila anda mimisan terus menerus silahkan temui saya nanti. Nama saya dr.Kirana"

"Baik dok terima kasih"

-----

Hey heyy, pendek bukan. Haha. Gabisa mikir banyak dulu. Ntar next chapter panjang kok tenang aja..

Dont forget to vomment yaa💗

Goodbye (Belum di Revisi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang