13. Missing?

872 60 0
                                        

gue butuh sendiri

ya sendiri.....

ntah kenapa gue ngerasa emosian banget padahal kan cuma gegara dikerjain trus dihukum guru. oke sebetulnya gue gaje, but soon gue minta maaf ke lo kak haha

----

berjalan menyusuri lorong sekolah dan menuju tempat baru gue untuk menyendiri. rooftop. ya benar, mainstream bukan. tapi disini tidak ada seorangpun yang pernah kulihat duduk duduk disini sama sepertiku, atau mungkin mereka lelah harus naik 3 lantai dengan tangga, kemudian jalan lewat tempat ya menurut gue sendiri lumayan gelap, but gue gak takut karna pada akhirnya pintu menuju tempat sejuk dan bersih disini, tidak sia sia bukan sebenarnya.

drrt drrtt

1 whatsapp from kodok jadi-jadian

kodok jadi-jadian: dimana key? gue nyariin dritadi

keyla: ditempat yang sangat sangat MENAKJUBKAN!<3

kodok jadi-jadian: boleh tau gak dimana?.gue penasaran

keyla: nanti aja ya hehe

kodok jadi-jadian: yang lo lakuin itu jahat key JAHAT

keyla: jangan ngambek dong, ntr kalo suda tepat gue kasih tau kok sayang

kodok jadi-jadian: y deh

untuk saat ini gue belum mau ngasih tau siapa siapa tentang tempat ini. mungkin nanti Indah bisa, suatu saat sebelum gue pergi, eh paansi ngomongin pergi. buang pikiran buruk lo jauh jauh keyla duh.

1 buah sofa. membuat burung origami yang banyak. membawa beberapa tanaman hias serta pernak pernik lainnya. serasa rumah aja haha

tiba tiba kepala keyla pusing dan merasa gelisah dan cairan merah kental pun keluar dari hidungnya. spontan keyla mengambil tisu serta hpnya dan menghubungi dr. kirana

"dok, keyla mimisan lagi. bisa keyla temuin dokter?"

"silahkan saja key, saya lagi tidak sibuk"

"baik dok keyla kesana sekarang"

Jujur gue gak peduli sama kepala gue yang pusing ini yang penting gue bisa nemuin dr. kirana dulu sekarang. cepa cepat turun dan menyetop taksi.

****

sesampai di rumah sakit, langsung saja kudatangi ruangan dr. kirana dan saat itu juga

bruk

Dr.Kirana POV

ceklek

"per-"

bruk

"astaga keyla, bangun sayang"

sungguh sangat panik melihat pasian kesayanganku harus pingsan terus terusan saat ini. dan ASTAGA aku lupa bahwa hasil lab keyla sudah keluar 2 hari yang lalu. kenapa bisa lupa. bodoh sekali kau kirana. dokter pelupa.

"Tolong bantu saya sekarang juga" ucapku pada suster ditelpon

***

"bagaimana ini kondisinya kritis sekarang" batinku

"keyla sayang bangun. dokter nungguin keyla bangun loh. keyla sudah dokter anggap anak loh. bangun ya sayang"

"keyla bangun sayang ayooo"

sebut saja saya gila. sumpah demi apapun, keyla sudah kuanggap keluarga sendiri. terpancar kesendirian dia dari matanya. sosok yatim piatu yang bergelimpah harta tapi tidak ada keluarganya yang peduli ck

Goodbye (Belum di Revisi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang