Maaf, aku pergi....
Nikki Anohara
Begitulah surat yang kutinggalkan di nakas ruang inap Akira. Sudah tepat 3 hari dari kunjungan ku itu dan aku benar-benar memilih untuk meninggalkan nya.
Kini aku sedang dalam perjalanan entah kemana. Bersama dengan seorang bapak-bapak tua yang mengaku kakek ku. Kaget kan?
Kemarin Tim Hacker dan para Nikki yang lain menunjukkan ku seseorang yang mencari ku. Kakek ini mengaku kakek ku dari pihak Ibu ku. Awalnya aku tidak percaya. Setelah sekian tahun aku hidup sendirian tanpa keluarga. Ya ku akui Ganara dan Jinara memang sepupu ku dari pihak ayah. Namun ini sungguh berbeda, aku menemukan lagi keluarga ku dari pihak Ibu.
Setelah kemarin pembuktian tes DNA dan ternyata dia benar kakek ku. Aku langsung memarahi nya tidak sopan. Kemana saja dia selama ini? Kenapa tidak menolong cucu nya yang nyaris putus harapan dan rusak. Kemana saja kakek nya ini? Dan kenapa dia tidak menawarkan Ibu ku untuk pindah keturunan dan menjadi bagian dari keluarga nya? Sehingga cinta ibu ku dengan ayah ku setidaknya tidak akan membuahkan hasil Nikki asli seperti ku. Dan apa dia paham, selama ini aku hidup sebagai Nikki buronan? Kabur, berlari, terus seperti itu.
Awal nya aku tidak mau untuk pergi mengikuti nya. Aku masih mau menetap disini. Mengabdi pada Tim Hacker karena mereka telah sungguh-sungguh menolong ku. Namun, si leader malah membujukku untuk pergi dengan kakek ini. Alasan nya adalah, kakek ini telah memberikan uang nya ratusan juta untuk Tim Hacker. Karena telah membantu para Nikki dan telah menjaga ku. Leader kurang enak hati apabila aku masih bersama mereka. Dan ditambah lagi si leader mengucapkan mantra yang membuat hati ku kacau
"Pergilah dengan kakek mu itu. Sudah saatnya kau mencari kebahagian mu yang hilang dengan berkumpul dengan keluarga mu, iyakan?"
Dan yah, untuk Tim Hacker akhirnya aku pergi dengan kakek ini, bukan, maksud ku kakek ku. Aku paham apa yang dirasakan Tim Hacker setelah mendapat uang ratusan juta seperti itu, mereka senang namun juga tidak enak hati tentu saja. Dan untuk membuat mereka sepenuh nya senang, aku akan bersama kakek ku. Anggap saja uang itu adalah pemberianku atas jasa nya selama ini.
"Kau lapar Anohara? Kita akan mampir makan sebentar ya."
Aku menoleh kemudian mengangguk pada nya. Sebenarnya berapa sih umur kakek ku ini? Dia masih kuat untuk menyetir mobil
Mobil ini kemudian berhenti pada resto sederhana dipinggir jalan. Karena ini perjalanan menuju ke pinggiran kota, jadi sepanjang jalan akan sulit menemui resto resto yang berkelas. Dan sama seperti yang kalian pikir, kakek ku ini seperti nya orang kaya.
"Ojii-chan, boleh kah aku bertanya sesuatu?" tanya ku, bagaimana pun kakek ku ini hidup dizaman yang masih traditional dan etika sangat lah penting. Jadi aku harus sopan
"Hei.. Selesaikan lah makan mu dulu." ujar nya kemudian menyuapkan sushi kemulutnya
Aku baru ingat, tidak baik makan sambil berbicara bagi dirinya. Ah tapi bagi ku sama saja!
Setelah kami benar-benar selesai dengan acara makan kami, akupun langsung bertanya apa yang menganjal di otakku."Bagaimana bisa Ojii-chan ini kakek ku? Dan kemana selama ini Ojii-chan? Apa Ojii-chan tau aku berjuang sekeras ini?" tanya ku berentet
"Kau tau, aku berasal dari keluarga yang memiliki kekayaan, sehingga dulu aku menikah diumur 17 tahun. Karena bagi kami, mewariskan keturunan itu penting sedangkan kami pun tidak merasa kekurangan finansial. Aku menikah dengan seseorang, tahun berikutnya dia belum juga hamil. Aku hampir putus asa. Keluarga mendesak dan ketika itu aku menyayangi nya sehingga aku tidak mau berpisah dengan nya. Dalam kondisi yang memusingkan, kupikir aku memang butuh bersenang-senang. Dan karena umur ku waktu itu 18 tahun, dan masih memiliki jiwa muda, keluarlah kenakalan ku.

KAMU SEDANG MEMBACA
[2] My Husbando ✔
Romance#BUKAN FANFICTION ANIME# [2/2] Aku berasal dari keluarga yang tercela Mereka terus mencari keberadaan ku Dan aku terus berlari Menjadi hacker beberapa data Untuk menghapus identitas diriku Aku menikah Karena aku masih ingin menjadi wanita terhormat ...