Cry Cry

304 21 7
                                    

Cry...Cry

Flashback on

Kini Siwon masih didalam ruang ICU

"Haejin ah?" panggil Kangin dengan mendekat kearah Haejin yang kini masih berada di samping ranjang Siwon.

"Hmm, kenapa Yeobo."

"Aku mohon, jangan seperti ini, kita sendiri tau penyakit Siwon aku harap kau tidak memasang wajah seperti ini dihadapan Siwon, jika dia melihatmu dalam keadaan seperti ini kau tau kan itu akan semakin membuatnya parah?" kata Kangin dengan memegang pundak Haejin sang istri.

"Apakah hasilnya positif, Siwon mengidap penyakit seperti Ibunya?" kata Haejin

"hmm dari hasil lab itu mengatakan hasilnya positive."kata Kangin pada Haejin

"Apakah tidak ada harapan lagi?" kata Haejin kepada Kangin dengan pandangan kosong dan tangan masih menggenggam tangan Siwon.

"Kita harus memisahkan Siwonie, dengan Saudaranya begitu juga dirimu, mulai hari ini kau harus jauh dari Siwon, untuk saat ini aku akan berusaha membuat Siwonie lupa akan kenangannya bersamamu dan Seunghyun, hal ini bisa kita lakukan untuk memperlambat penyakit itu semakin parah." Kata Kangin.

"Kenapa, kenapa kau segampang itu berkata tentang kondisinya, hah, walaupun dia bukan darah dagingku, tapi dia adalah seorang anak yang selalu ada disampingku, mendukungku, menyemangatiku, dan dengan mudahnya kau bilang jika aku harus menjauhinya, dia anakku Kangin, dia belahan jiwaku."kata Haejin ketus.

"Haejin ah, tidak ada yang bisa kita lakukan kecuali terapy ini, kau tau sendiri orang yang mengidap penyakit seperti Siwon hidupnya tidak boleh memiliki sebuah emosi, jika dia memiliki sebuah emosi bahkan jika itu hanya sedikit itu akan berakibat fatal Haejin, dan hidupnya tidak akan lama lagi, atau kau ingin memilihnya seperti itu, jika ia, baiklah akan aku turuti, aku akan membiarkan Siwon, dengan begitu kau akan terus melihatnya kesakitan setiap harinya.....

"CUKUP. Kangin CUKUP, jangan bilang apa-apa lagi mengenai kondisinya padaku, aku hanya ingin selalu berada disampingnya, dia jiwaku kangin, dialah sumber kebahagiaanku, tanpanya aku tidak bisa hidup, lakukanlah Kangin, lakukan dan biarkan dia hidup ."Kata Haejin dengan memeluk Siwon dengan pelan.

Flasback off

Seorang Namja tampan, kini tengah duduk disebuah kursi roda menghadap sebuah jendela rumah sakit disebuah ruangan rawat VVIP.

Tatapannya kosong melihat keluar jendela, tanpa adanya niat untuk mengalihkan pandangan.

"Lagi dan lagi aku berada ditempat ini, kenapa kau tidak ambil saja nyawaku Tuhan, untuk apa aku sadar dari koma jika aku harus kehilangan mimpiku, dan jantung yang lemah ini tidak bisa menampung emosiku yang membara, lalu untuk apa kau memberikan aku organ ini jika aku tidak boleh merasakan apa yang orang normal rasakan, bukankah hidupku luar biasa." Katanya dalam hati.

SREEET...(suara pintu terbuka)

Seorang Namja tampan lainnya kini memasuki ruang rawat milik saudaranya, kemudian ia mulai jalan mendekati saudaranya tersebut.

"Hyung?" Panggil Seunghyun pada Siwon

".............."tidak ada sautan dari Siwon.

"Hyung, apa kau sudah selesai terapi?"kata Seunghyun lagi dengan dia kini telah berdiri disamping Siwon.

"Apa kau mengenalku?" hanya kata itu yang keluar dari mulut Siwon.

"Tentu, ya aku sangat mengenalmu?"

"Benarkah, maaf tapi aku melupakanmu, karena aku adalah orang yang selalu melupakan orang disekitarnya, ada perlu apa kau mencariku." Kata Siwon kemudian berbalik kearah Seunghyun.

Run to you (End) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang