Hari – Hari yang keritis bagian ke dua
@Rumah Sakit....
#Ruang CICU
Seorang namja manis kini tengah duduk di kursi tunggu yang sudah disiapkan oleh pihak rumah sakit dengan tangan yang ia persatukan didepan dada dan matanya yang ia pejamkan untuk bentuk dari ia tengah berdoa ke pada tuhan.
"Hyung...." panggil Minho dengan memegang pundak sang kakak.
"Minho ah, kau sudah datang?" kata Kyuhyun kepada sang adik setelah ia membuka matanya dan menghadap kearanya.
"Hmm, kau pulanglah Hyung, dari tadi malam kau disini, kau pasti lapar kan, istirahatlah terlebih dahulu, aku yang akan menemaninya disini." Kata Minho kepada Kyuhyun.
"Tidak Minho ah, aku tidak bisa makan ataupun istirahat jika dia belum sadar." Kata Kyuhyun.
"Dan jika dia sadar malah kau yang sakit, apakah itu yang kau mau?"
"Minho?"
"Aku mohon hyung, berhentilah menjadi orang yang tidak bisa dewasa, kau harus kuat untuk menghadapi segala kemungkinan ini, aku sudah tidak kuat melihat ia tidak dapat membuka matanya, dan apakah kau mau menambah rasa khawatirku?"
"Minho ah?"
"Aku mohon hyung, hmm, pulanglah."
"Baiklah aku akan pulang, tapi kau harus mengabari apa yang terjadi disini, kau mengerti?" Kata Kyuhyun kepada Minho.
"Tentu aku mengerti hyung."
"Jangan pernah kau tinggalkan tempat ini sebelum aku kembali."
"Hyung, kau tenang saja, dan jika ada apa-apa aku akan langsung menghubungimu ne." Kata Minho yang sudah hafal akan tabiat Kyuhyun yang tidak ingin jauh dari hyungnya itu.
Di sebuah ruangan serba putih itu seorang namja tampan tengah berdiri memandang ruangan kosong itu dengan pandangan tanya
"Dimana aku, mengapa aku bisa sampai disini, tempat apa ini,...........hai apakah ada yang bisa mendengarku dimana ini, tempat apakah ini, kenapa aku bisa berada disini...." namja itu terus saja bertanya pada dirinya sendiri dengan pandangan yang ia edarkan keseliling tempat.
Iapun kemudian berjalan kearah sebuah cahaya diujung tempat itu.
"Siwonie...." panggil seorang yeoja kepadanya
"Siapakah disana."
"Siwonie....,kemarilah nak." Kata yeoja itu yang kini sudah berdiri tepat di hadapan Siwon.
"Eomonie..." kata Siwon saat melihat yeoja itu.
"Siwonie, putra ku, kau sudah dewasa nak."
"Eomonie....." Siwonpun berlari memeluk yeoja yang terlihat tubuhnya dipenuhi oleh cahaya.
"Siwonie, Eomma ingin mengenalkan dirimu pada sahabat Eomma, diapun adalah seseorang yang harus kau panggil sebagai Eomma, dia adalah Eomma kandungmu Siwonie." Kata Yeoja itu kepada Siwon.
"Eomma ku, dimana dia eommonie?"
"Dia berada tepat dibelakangmu Chagi." Kata Yeoja itu dengan meregangkan pelukannya pada Siwon, dan kemudian Siwonpun membalikan tubuhnya kebelakang dan melihat yeoja yang begitu asing baginya, namun entah mengapa saat melihat matanya ada kerinduan mendalam yang Siwon rasakan.
"Siwonie...." panggil yeoja itu kepada Siwon
"Apakah kau Eomma kandungku?" kata Siwon yang kemudian dijawab oleh anggukan dari yeoja itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
Run to you (End)
FanfictionKetika keraguan ini menguasaiku..... Ketika harapan ini pudar.... Ketika semua hal ku anggap salah.... Kau membawa sebuah kehangatan padaku... Kau membawa sebuah keluarga padaku..., Kau adalah kado terindah yang tuhan berikan kepadaku disaat -saat t...