Aku seperti melihat bintang ketika menatap kedua bola mata itu
Terpancar sinar dari balik retinanya
Seolah-olah terus mengajakku untuk tetap memandanginya.
Aku suka ketika ia tersenyum
Lekuk bibir yang dia ciptakan itu lebih indah dari jutaan warna pelangi
Tidak ada satu pun yang dapat menandingi.
Aku suka apa saja tentangnya.
Seperti halnya senja,
Ia selalu membuatku jatuh cinta berkali-kali,
Hingga membuatku lupa rasanya sakit hati.
Ah,
Aku ingin menjadi langitnya
Selamanya,
Aku mencintainya,
Lebih luas dari angkasa raya.
Januari 2017
ANDA SEDANG MEMBACA
Tersayat imaji
PoésieHasil kolaborasi rasa yang meninggalkan jejak dalam bentuk sajak. Selamat menikmati! Cover by fnhoran
