Tuan mendamba malam
Melepas senja yang katanya cuma sebentar.
Tuan sedang menuju kegelapan,
dicabik-cabik sepi, kemudian dirundung penyesalan.
Bagiku, tuan
Senja tak sesingkat itu
Kesabarannya lebih panjang dari garis waktu yang terus berputar
Dan dinding langitnya tidak pernah memudar walau telah kau lupakan.
Jika malammu mulai menyakitkan,
Ku rasa senja akan tetap sama menyenangkan.
November 2017
ANDA SEDANG MEMBACA
Tersayat imaji
PoesíaHasil kolaborasi rasa yang meninggalkan jejak dalam bentuk sajak. Selamat menikmati! Cover by fnhoran
