Kamu tau?
Apa yang lebih sakit dari patah hati?
Menunggumu yang tidak akan pernah datang.
Kamu tau?
Apa yang lebih perih dari luka bekas belati?
Menyadari bahwa sikapmu mulai dingin perlahan.
Lantas pertanyaan apalagi yang bisa aku tanyakan kepadamu?
Dan pernyataan seperti apalagi yang mampu menyadarkan hatimu?
Aku masih terus bertanya-tanya
Akankah kesunyian dapat menjawab kepedihan yang terpaksa aku telan sendirian
Ah, entahlah ..
ANDA SEDANG MEMBACA
Tersayat imaji
PoetryHasil kolaborasi rasa yang meninggalkan jejak dalam bentuk sajak. Selamat menikmati! Cover by fnhoran
