lima belas

3.4K 523 135
                                        

hujan turun makin deras di saat mereka hampir sampai di rumah wendy. karena chanyeol lupa bawa jas hujan, mereka nekat nerobos. jadilah mereka sampai di rumah wendy dengan keadaan–hampir–basah kuyup.

"seungwan, gue langsung balik aja ya." ucap chanyeol dari atas motornya. ngerasa nggak sopan kalau bertamu dengan keadaan basah kuyup.

"nggak, lo masuk ke rumah dulu. badan lo udah basah kuyup semua yeol, nunggu hujan reda dulu deh. gue nggak mau lo jadi sakit."

"makasih wan, tapi gue udah terlanjur basah kuyup nih." chanyeol terus nolak.

wendy menghela napas kasar. "ya udah, lo boleh pulang. tapi jangan harap gue mau terima ajakan lo nonton film lagi."

diam-diam wendy menggigit lidahnya karena menyesali ucapannya sendiri.

ucapan gue kayak ngancem banget dah. kesannya jadi gue yang kepedean bakal terus diajak nonton sama chanyeol.

sementara chanyeol seketika lemah denger ucapan wendy. dia nggak mau bikin usahanya beberapa hari ini sia-sia cuman karena nggak mau mampir dulu ke rumah wendy.

cowok itu kemudian mengangguk. ambil positifnya aja, dia jadi nggak perlu kedinginan di jalan dan bisa berteduh dulu sampe hujannya reda di rumah gebetan.

kedatangan wendy dan chanyeol di kediaman keluarga shon disambut oleh seorang wanita paruh baya yang berusia sekitar empat puluh tahunan – yang chanyeol yakini adalah nyonya shon, mamanya wendy.

"ya ampun sayang, katanya pergi nonton film ya? kenapa pulangnya basah kuyup?" tanya mama yang langsung menghampiri anak gadisnya.

wendy cengengesan. "iya ma, pas udah mau nyampe rumah ujannya tiba-tiba gede. daripada kelamaan nunggu di pinggir jalan, mending di terobos aja." cerita wendy.

"ini?" perhatian mama kemudian teralihkan pada sosok cowok di belakang wendy, dimana cowok itu; chanyeol, sedari tadi cuma diam dengerin pembicaraan antara ibu dan anak perempuannya.

"selamat sore tante, saya park chanyeol. temennya seungwan," chanyeol membungkuk hormat di depan mama. "maaf saya nggak nepi dan malah tetep nerobos hujan, jadi seungwan basah kuyup."

ya, setelah denger pembicaraan seungwan dan ibunya, chanyeol jadi merasa bersalah udah bikin wendy basah kuyup.

mending gue gak nekat nerobos aja tadi.

"jangan sungkan begitu chanyeol, nggak apa-apa." kekeh mama sembari menepuk pundak chanyeol, membuat cowok itu kembali menegakkan badannya.

"bukan begitu tante, seharusnya saya bisa menjaga seungwan dengan baik sampai pulang ke rumah. tapi dia basah kuyup setelah pergi sama saya."

"aduh, yeol. jangan gitu ah." wendy jadi nggak enak juga. tapi daripada itu, dia lebih ngerasa dibikin melayang sama ucapan chanyeol barusan.

"kamu laki-laki yang baik dan bertanggung jawab, tipe menantu idaman ya."

wendy dan chanyeol kompak menatap kaget mama.

ma, jangan bikin malu please! - wendy

demi apa dibilang menantu idaman sama calon mertua?! - chanyeol

"kalian ganti baju gih, kelamaan pake baju yang basah nanti kalian bisa masuk angin," ucap mama. "seungwan ajak chanyeol ke kamar minhyun ya, baju minhyung kayanya pas kok di badan chanyeol."

mama kemudian pergi ke dapur, mulai sibuk siapin untuk makan malam. kemudian wendy minta chanyeol duduk dulu di ruang tengah sementara dia naik ke lantai dua buat ngegedor pintu kamar adiknya, takut yang punya kamar sedang tidur.

reuni | wenyeolCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang