Kusapa sosok dihadapanku
Membalikkan tubuhnya Ia menatapku
Mengukir senyuman lirih nan sendu
Terkukai lemas dengan tangis tersedu
Ia hanya menggeleng diam membisu
Mengabaikanku yang setia menunggu
Apa baginya aku menggangu?
Aku hanya ingin membantu
Gelap pulai menyapa
Kukepalkan tangan
Kutundukkan kepala
Kusudahi semuanya
Aku pergi
Aku lelah untuk menanti
Karena segalanya tak jua pasti
Mungkin aku memang tak berarti
Mungkin kau tak menginginkanku
Aku hanya ingin meraih tanganmu
Menghapuskan tangismu
Namun mungkin aku bukan untukmu
Ya sudahlah..
*Note: Ide sekelebat._. gara-gara lagu*
KAMU SEDANG MEMBACA
Tinta Hati
PuisiHanya segurat catatan hati seorang melankolis yang tertuang dalam tulisan tak tentu makna. Bukan sebuah karya professional, silakan dibaca jika suka. Tinggalkan jika tak berkenan Terimakasih
