Untuk siapa senyuman itu disaat dia terbangun dari mimpi indahnya.
Untuk siapa semua air mata itu disaat dia sadar bahwa tak ada satu orangpun disana.
Untuk siapa semua harapan itu disaat dia tahu bahwa dirinya tak lain umpama sebuah pohon kering yang tetap hidup diantara jutaan pohon rindang lainnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tinta Hati
PuisiHidup itu sekali, tapi tidak semua manusia bahagia dengan hidupnya.
