"Eomma, mengapa setiap hari kita ke gereja?"
Sehun, bocah manis berusia empat tahun, memandang heran pada kerumunan orang di sekitarnya. Semua orang menangkupkan tangan mereka, menautkan jari-jemari masing-masing dan memejamkan mata tanpa suara. Ini pertama kalinya eomma dan appanya mengajak Sehun ke gereja untuk berdoa bersama.
"Tentu saja untuk berdoa kepada Tuhan, sayang."
"Berdoa?"
Nyonya Park, ibunda Sehun, mengangguk.
"Iya Hunnie, meminta kepada Tuhan."
"Hmmm kita bisa meminta apapun kepada Tuhan?"
"Tentu saja, sayang. Tuhan mengabulkan doa semua hamba-Nya yang berbuat baik. Jadi Hunnie harus jadi anak yang baik, arra?"
"Baik, Eomma! Hunnie janji!"
"Bagus. Mulai sekarang Hunnie ikut Eomma dan Appa ke gereja dan berdoa setiap hari, eotte?"
Sehun kecil mengangguk antusias.
"Wah, anak appa semangat sekali. Memangnya Hunnie mau mendoakan apa hmm?" kali ini giliran Tuan Park, ayah Sehun yang berbicara.
"Hunnie ingin berdoa agar eomma dan appa selalu berbahagia."
THE END
KAMU SEDANG MEMBACA
Love in Color
Fanfiction"Saya bersedia menerima perjodohan ini, tapi bolehkah saya dengan lancang mengajukan satu persyaratan?" "Saya mohon agar Chanyeol hyung juga menikahi Joohyun noona." "Poligami?"
