"Naeun-ah, kau benar benar cantik!!"
Park Chorong dengan excited memutar mutar tubuh ramping Naeun yang kini sudah dibalut gaun pengantin putih mewah. Saat ini mereka sedang melakukan fitting baju pengantin.
"Aku tidak sabar menunggu bulan depan. Akhirnya adik kecilku akan menikah juga!"
Naeun tersenyum tipis menanggapi respon Chorong yang benar benar terlihat bahagia. Menatap pantulan dirinya yang terbalut gaun putih yang dirancang Chorong khusus untuk pernikahannya.
Satu bulan lagi.
Gadis itu menghela nafas berat. Waktu berlalu begitu cepat dan satu bulan lagi dia akan menikah. Dengan Xi Luhan.
Semua terjadi begitu mendadak dan tak terduga. Terlalu banyak kejadian hingga tak bisa dijelaskan dengan kata kata, seolah semua terjadi baru kemarin.
Naeun masih mengingatnya dengan sangat jelas.
Bagaimana perpisahannya dengan Kim Myungsoo.
Bagaimana pertemuannya dengan Luhan.
Bagaimana dia melewati semua hari hari beratnya tanpa Myungsoo.
Bagaimana dia sekuat tenaga berusaha melupakan Myungsoo.
Bagaimana dia berusaha mencintai Luhan dan menuruti semua keinginan orang tuanya untuk menikah.
Tanpa seorangpun tahu jika sebenarnya dia tertekan dengan semua keadaan ini. Melewati semuanya sendiri, hanya sewaktu waktu membagi keluh kesahnya pada Chorong. Tapi tak seleluasa dulu karena Chorong sudah menikah dan tidak bisa bebas bertemu Naeun kapanpun.
"Naeun-ah, kau melamun!"
Tepukan ringan dibahunya membuat Naeun sedikit terlonjak dan tersadar dari lamunannya. Tersenyum kecil saat Chorong menatapnya khawatir.
"Apa kau ragu menikah dengan Luhan?"
Menggelengkan kepalanya, Naeun tertawa kecil. Berganti menatap Chorong seakan mengatakan jika tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
"Tidak unnie, aku sudah sepenuhnya menerima Luhan. Hanya saja aku tidak menyangka jika semua terjadi begitu saja, terlalu cepat.."
"Hm baguslah kalau begitu, aku harap kau tidak akan mengecewakan Luhan. Kau tahu kan dia sangat mencintaimu?"
Naeun mengangguk. Siapapun yang melihat bisa melihat bagaimana seorang Xi Luhan amat mencintai Son Naeun, terlihat bagaimana cara lelaki itu menatap dan menjaga Naeun sepenuh hati.
Membuat Naeun tersadar, akan sangat jahat jika dia sendiri tak berusaha membuka hatinya untuk lelaki itu. Perlahan tapi pasti, gadis itu berusaha menutup rapat lembaran masa lalunya dan membuka lembaran baru.
Bersama Xi Luhan.
"Ya, aku sangat tahu itu unnie.."
"Kau juga mencintainya kan?"
Naeun menahan nafasnya sejenak sebelum kembali membuka suaranya.
"Ya, aku mencintainya.."
~ ㅇㅇㅇ ~
Son Naeun menatap ragu ke arah pintu kamarnya. Seingatnya dia sudah mengunci kamarnya rapat rapat sebelum pergi. Kenapa sekarang dalam keadaan terbuka dan juga terdengar suara suara dari dalamnya.
Tentu saja membuatnya memasang sikap waspada. Apalagi keadaan rumah mewahnya yang sekarang memang sedang sepi. Semua pegawai di rumahnya sedang cuti. Orang tuanya juga sedang ada diluar negeri sejak sebulan yang lalu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Between Us ✔
FanfictionSon Naeun tak pernah menyangka, jika perpisahannya dengan Kim Myungsoo bukanlah akhir dari segalanya. Perpisahan tanpa kata itu justru merupakan awal yang baru bagi kisah mereka. Namun, keadaan memang sudah tak sama. Naeun yang sudah terikat dengan...
