Part 19 : Hi! [Final Chapter]

569 44 53
                                        

A/n :
Halo!^^~
Akhirnya aku bisa nepatin janji buat post chapter terakhir dengan cepet hehe😆
Dan karena ini adalah chapter terakhir, aku mohon dengan sangat tinggalin komentar kalian tentang ff ini. Boleh berupa kritikan, saran atau apa aja yg bisa membangun semangatku buat terus nulis😅

Ga berat kan ya permintaanku? Terutama buat yang selalu ngikutin cerita ini, terima kasih banyak🙌💕

Yasudah, sekian saja cuap cuapnya, selamat membaca^~^

With love,
Pinkslatte💕














Seoul, Summer, July 2019

"Cheers!!"

Suara dentingan gelas beradu menimbulkan melodi yang sedikit memekakkan. Aula gedung besar yang dihias sedemikian rupa tersebut tampak ramai. Beberapa saling mengobrol santai, beberapa hanya saling menyapa dan tersenyum.

Lelaki dengan balutan kemeja formalnya itu tampak tersenyum ramah kepada setiap tamunya yang datang. Sesekali mengobrol ringan seputar pekerjaan dan prestasinya jika koleganya menanyakannya.

"Tak kusangka, bahkan pameranmu yang keempat kalinya dalam dua tahun ini masih tak kehilangan peminat. Kau benar benar luar biasa Mr. Kim!,"

"Anda bisa saja Mr. Choi, aku banyak belajar darimu."

"Seperti biasa, kau selalu merendah Kim Myungsoo. Padahal kau memang benar benar hebat dalam hal ini."

Lelaki itu, Kim Myungsoo, terkekeh kecil saat Mr. Choi tak berhenti melayangkan pujian untuknya. Bukan apa apa, Myungsoo hanya merasa dia belum ada apa apanya dibanding pria berkepala empat tersebut.

"Baiklah, selamat atas pameranmu kali ini Kim Myungsoo! Aku tidak bisa berlama lama disini, kau tahu aku sibuk, bukan? Aku harus menghadiri acara lain sekarang juga." ujar Mr. Choi melirik jam tangan mewahnya.

"Saya tahu Mr. Choi, dan saya sangat berterima kasih karena Anda bersedia memenuhi undangan untuk menghadiri acara ini." Myungsoo membungkuk sopan yang di balas tepukan ringan di bahunya.

"Kalau begitu sampai jumpa Myungsoo-ssi!"

Sepeninggal Mr. Choi, Myungsoo mengedarkan pandangannya. Hingga senyumnya merekah saat melihat sepasang insan berjalan ke arahnya. Dengan si wanita yang melambaikan tangannya ceria pada Myungsoo.

"Myungsoo-ah! Selamat atas pameran keempatmu!! Kau semakin hebat saja ckck."

"Terima kasih Jiyeon-ah, ini semua berkat dukunganmu dan Minho hyung juga."

Myungsoo melirikkan matanya menatap sosok tinggi dengan wajah tampannya yang memeluk pinggang Jiyeon erat. "Lama tak bertemu hyung!" sapanya.

Namun, Minho justru berdecak kecil sebagai respon atas sapaan Myungsoo. Membuat lelaki bermarga Kim itu tertawa geli.

"Hey, ayolah hyung! Jangan bilang kau masih cemburu karena dulu Jiyeon pernah menyukaiku?"

"Siapa yang cemburu padamu? Lagipula jelas Jiyeon akan lebih memilihku dibanding denganmu karena aku jauh lebih baik daripada kau!!"

"Ya ya aku tahu itu," Myungsoo memutar kelerengnya malas. "Tapi sikapmu padaku masih jelas menunjukkan jika kau cemburu."

"Ck, terserah kau sajalah!"

"Nah kan hyung, kau kesal lagi! Haha.."

"Diam kau Kim Myungsoo!"

Sedang Jiyeon yang menjadi penyebab keributan kedua lelaki itu hanya tertawa kecil. Tak ingin memusingkannya, toh sebenarnya mereka berdua berteman baik dan saling membantu.

Between Us ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang