I'll bring the dream
And fall down on you
♫ ♪ ♫ ♪
In Hyunhee's Eyes...
Ada banyak hal yang terjadi begitu saja tanpa bisa kita perkirakan, tanpa bisa kita duga. Dan salah satu yang rentan terjadi begitu saja adalah berubahnya perasaan. Hal yang sama terjadi padaku, atau pada Lady Jo? Entahlah. Aku tidak bisa mengetahuinya.
Karena tubuh ini bukan milikku, sulit untuk membedakan apa yang Lady Jo rasakan dan apa yang aku rasakan. Satu-satunya kesamaan hanyalah, penyebab perubahan tersebut. Kim Jongdae. Yang aku dan Lady Jo sama-sama kenal. Meski aku mengenal dua Jongdae yang berbeda, tapi nyatanya, perasaan yang muncul terhadap mereka juga berbeda.
Jika terhadap Jongdae, sahabatku, semuanya begitu terbuka dan terus terang, terkesan simpel namun manis dan berkesan, maka Kim Jongdae yang satu ini memberiku kesan berbeda.
Ia tidak bisa ditebak, tidak juga bisa ditipu dengan mudah. Ia bisa mengingat setiap detil yang terjadi atau telah terucap, mengulangnya suatu waktu sebagai alarm yang menandakan bahwa ia tengah menaruh curiga terhadap sosok yang memberinya kenangan tersebut.
Dan aku, adalah penyebab ia menaruh curiga pada temannya sendiri, Lady Jo. Sampai akhirnya ia tahu tentangku, sosok lain yang ada di dalam diri Lady Jo. Walaupun ia tidak benar-benar mempermasalahkannya, tapi sebenarnya ini adalah masalah untukku.
Aku tidak tahu berapa banyak sejarah yang akan berubah karena keberadaanku, aku juga tidak tahu apa keberadaanku akan mempengaruhi masa depan, kehidupanku, kehidupan orang-orang lain di sini yang mungkin akan aku temui di masa depan... aku tidak bisa mengetahuinya.
"Apa yang kau pikirkan?" pertanyaan Jongdae membuyarkan lamunanku. Aku bahkan tidak sadar ketika Jongdae nyatanya sedari tadi memperhatikan tingkahku.
"Tidak. Tidak ada." jawabku.
"Kau ingin menemui Sukwon sekarang?" lagi-lagi ia bertanya.
Aku terdiam sejenak. Hari sudah beranjak senja, dan Sukwon bahkan sudah tidak terlihat di kediaman kami. Ia pasti sudah di istana, mempersiapkan diri. Tadi, aku dan Jongdae berencana untuk bicara pada Sukwon. Meski jika kupikir-pikir lagi, apa yang akan terjadi jika aku mencegahnya bersama dengan Raja?
Bukankah ada hal-hal yang lebih baik jika dibiarkan terjadi begitu saja?
"Jongdae-ya." aku mencegah Jongdae ketika ia akan melangkah keluar ruangan. Benar juga, pasti tidak semua yang terjadi di masa ini akan berakibat buruk, bukan? Pasti ada hal-hal yang pada kenyataannya lebih baik dibiarkan terjadi begitu saja.
"Kenapa?"
"Kurasa Sukwon akan baik-baik saja." kataku membuat Jongdae menyernyit bingung. "Bukankah tadi kau ingin mencegahnya menjadi selir?" tanya Jongdae kini kujawab dengan gelengan pelan.
"Bagaimana jika ia memang ingin menjadi selir Raja? Aku tidak ingin merusak kebahagiaannya." ucapku pelan. Jongdae menatapku lamat-lamat, sebelum akhirnya ia mengangguk pelan.
"Tadinya aku juga berpikir seperti itu." ujarnya.
"Lantas mengapa kau tidak mencegahku?" tanyaku tidak mengerti. Jongdae tersenyum. "Aku hanya tidak ingin bertentangan pendapat denganmu." aku terdiam mendengar ucapan Jongdae.
"Memangnya kenapa jika kau bertentangan pendapat denganku? Aku bukan Hyunhee yang kau kenal." Jongdae menatapku sejenak, sebelum ia akhirnya mengalihkan pandangan.
"Tapi kau juga Hyunhee." sekarang aku merasa begitu bodoh, ya, aku memang Hyunhee, tapi di kehidupan ini kami bahkan tidak saling mengenal. Mana mungkin ia bisa memperlakukanku dengan cara yang sama?
KAMU SEDANG MEMBACA
SWITCH [finished]
FantasíaKemampuan berpindah tubuh di waktu yang berbeda, bisakah kalian mempercayainya? Well, hal itu terjadi pada seorang Jo Hyunhee. Berulang kali, ia terjebak di dalam tubuh orang-orang yang merupakan 'reinkarnasi' dari dirinya. Ia bahkan mengetahui fakt...
![SWITCH [finished]](https://img.wattpad.com/cover/87412210-64-k778111.jpg)