Sina sudah sampai di rumahnya yang langsung dihujani pertanyaan pertanyaan dari sang Bunda yang menanyakan keadaan Ikram sekarang. Tadi Bunda tidak bisa datang ke rumah sakit karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal.
"Sin kamu udah pulang? Gimana keadaan Ikram? Dia baik baik aja kan? Trus kamu kapan mau jenguk lagi? Mama ikut ya?" tanya bunda terus menerus
"Ya ampun bun anaknya baru pulang bukannya disuruh duduk dulu malah ditanya banyak gitu, satu satu kali bun" gerutu sina
"Tapi kan bunda khawatir banget sama anak bunda yang satu itu" ucap bunda
"Bentar ya bun, bunda tunggu aja di ruang tv nanti aku kesana. Aku mau bersih bersih dulu, ga enak nih badan udah gatel" ucap sina
"Oke deh tapi jangan lama lama ya sayang" ucap bunda yang tak sabar
"Iya bunda sayang" ucap sina sambil meninggalkan bunda
Setelah Sina beres membersihkan diri, ia pun menghampiri Bunda nya yang sedari tadi telah menunggu Sina untuk menanyakan informasi seputar keadaan Ikram sekarang.
"Sini duduk Sin, ceritain sama bunda dari awal Ikram kecelakaan sampe kamu pulang tadi" ucap bunda dengan penasaran
"Busettt ga kira kira" ucap sina
"Ihh kamu gausah banyak ngeles, udah sekarang ceritain aja" ucap bunda yang sedari tadi tidak sabar untuk mendengar cerita sina
"Iya iya bun, jadi gini" ucap sina
Sina pun menceritakan secara detail kronologi kecelakaan yang terjadi pada Ikram, hingga keadaan Ikram terakhir kali Sina lihat sebelum pulang.
"Ya ampun kasian banget dia, besok Bunda mau ajak Ayah ah kesana" ucap bunda yang keliatan cemas pada ikram
"Lagian ada ada aja lagi dia ya Allah, bentar lagi mau UKK juga" sambung bunda
"Iya aku juga khawatir banget sama dia bun, aku aja nangis tadi pas di rumah sakit" ucap sina
"Ciee yang perhatian sama Ikram" ledek bunda
"Apasih bun, masa aku salah kalo aku perhatian sama sahabat aku sendiri" ucap sina meyakinkan
"Emm sahabat apa sahabat, lebih dari sahabat juga gapapa ko Bunda setuju" ucap bunda meledek
"Ih Bunda nih apa apaan sih, lagian Sina udah punya pacar" ucap sina keceplosan dan langsung menutup mulutnya
"Pacar? Sejak kapan kamu punya pacar? Ko ga bilang bilang Bunda? Kamu pacaran sama siapa?" pertanyaan bunda yang bertubi tubi
"Emm ada deh, aku tidur dulu bun hehehe" ucap sina sambil meninggalkan bunda
"Heh kamu mau kemana, jawab dulu pertanyaan Bunda" teriak bunda yang tidak didengar oleh sina
"Dasar anak sekarang deketnya sama siapa, pacarannya sama siapa. Heran" ucap bunda sambil geleng geleng kepala
Sementara itu Sina pergi ke kamarnya dan memutuskan untuk tidur tiduran di kasur sambil mendengarkan lagu lagu kesukaannya.
Tapi pikirannya belum tenang, karena ia takut saat Sina pulang tadi, ada apa apa yang terjadi pada Ikram. Dan akhirnya Sina memutuskan menghubungi Tante Dian untuk menanyakan kabar Ikram saat ini.
Saat meraih handphone nya, terdapat satu chat dari Azfar
Azfar : mulai besok aku jemput yaa, kamu gausah bawa motor lagi ke sekolah 😘
Sina tersenyum melihat chat dari pacarnya itu, ia sangat senang karena ia bisa menjadi pacar dari Azfar. Dan ia pun masih tidak percaya akan semuanya
KAMU SEDANG MEMBACA
Unexpected
Teen FictionKetika angin menyentuh kulitku dengan lembut... Rintik hujan menyapa bumi... Detik demi detik semakin berlalu... Ketika itu pula aku hanya bisa terdiam dengan diliputi rasa bersalah... Dan hanya bisa tertunduk sambil berkata . . . . . . . . . . . . ...
