Bagus...ini bagus untukku, jangan pernah menatapku lagi, jangan pernah melirikku lagi, jangan lagi matamu mencariku, jangan peduli padaku dan abaikan saja aku, ini akan membuatku yakin bahwa perasaan untukku itu tak ada dalam dirimu.
=================================
Dahyun tak sengaja melihat ke arah pintu masuk kelasnya, Dahyun melihat Taehyung berdiri disana dan sedang menatap ke arah Xiumin yang berdiri disamping Dahyun dari sana dengan ekspresi wajah yang tak bisa ditebak Dahyun.
'Taehyung?' Dahyun melihat Taehyung yang berdiri disana lebih jelas lalu membalikkan kepalanya pada Xiumin yang berdiri disampingnya setelah menyadari yang ditatap Taehyung adalah Xiumin.
'Kok dia ngeliatin Xiumin?'
'Apa dia...tadi liat?'Lalu pandangan mata Taehyung berbalik melihat Dahyun dalam waktu singkat dan langsung pergi dari sana mengabaikan yang baru saja dilihatnya.
Mata Dahyun mengikuti punggung Taehyung yang menjauh dari sana juga tanpa ekspresi yang begitu datar.
***
Waktu melanjutkan pelajaran sudah tiba, semua murid di kelas Dahyun duduk rapi di kursi mereka masing-masing dan bersiap mengikuti jam pelajaran selanjutnya.
Dahyun yang duduk tepat didepan Minho seperti sedang memikirkan sesuatu di kepalanya sambil memainkan pena yang sedang dipegangnya.
"Dahyun.." Suara lembut Minho menegur Dahyun yang cukup membuatnya terkejut.
"Ngg?" Dahyun mengangkat kepalanya dan melihat Minho yang duduk dedepannya.
"Mikirin gue ya?" Olok Minho sambil memancarkan senyum manis di wajahnya.
"Enggak kok" jawab Dahyun.
Jinyoung yang duduk disebelah Minho melihat ke arah Minho yang mengajak Dahyun berbicara dengan ekspresinya yang kelihatan tak senang.
Sekali lagi Jinyoung melihat ke arah Minho dan dia melihat ada senyum tipis di wajahnya yang ditujukannya pada Dahyun yang sedang menulis.
***
Keesokan harinya, semua murid di kelas Dahyun ditugaskan membawa gitar untuk pelajaran seni, Dahyun yang berjalan mendekati pintu kelasnya, berjalan santai sambil membawa gitar klasik di tangan kanannya, dari kejauhan Dahyun sudah melihat Jimin berdiri didepan kelas entah untuk apa jadi ia tak begitu memerdulikannya.
"Morning Dahyun..." Jimin menyapa Dahyun yang hendak memasuki kelas dengan senyum lebar di bibirnya.
Dahyun tak berkata apapun, ia hanya melontarkan senyumnya balik pada Jimin.
"Gak ikhlas gitu ya senyum nyaa" olok Jimin.
Langkah Dahyun terhenti didepan pintu 'apa iya?'
"Wkwk becanda kokk" sambung Jimin.
Dahyun berbalik dan memasang raut kesalnya pada Jimin lalu kembali memasuki kelas, sedangkan Jimin tertawa halus di balik pintu masuk.
Dahyun menyandarkan gitarnya didekat kursi Minho menaruh dengan hati-hati agar tidak bergesekan dengan gitar lain yang ada di sana, pelajaran pertama yang dimulai adalah seni, Dahyun ingin mengambil gitar yang tadi di sandarkannya di belakang kursi Minho, tanpa sadar, kakinya tak sengaja menyenggol salah satu gitar yang tersandar disana, sebelum gitar tersebut menghantam lantai, Dahyun bergerak secepat mungkin meraih badan gitar itu, wajah Dahyun berhenti tepat didepan wajah Minho yang sedang menghadap kebelakang karna mendengar suara bising yang ditimbulakan Dahyun.
Wajah Dahyun maupun Minho tak bergerak cukup lama saat saling berhadapan dengan jarak cukup dekat, ditambah posisi Dahyun yang sedang membungkukkan badannya sambil memegang gitar yang hampir jatuh.

KAMU SEDANG MEMBACA
Follow The Heart
FanficAku takut Tae. Aku takut aku ingin tetap bersamamu walaupun aku paham aku tak seharusnya di sisimu.