Datang lagi

73 2 0
                                    

BAGIAN EMPAT

In this life we cannot always do great things. But we can do small things with great love 
Mother Teresa


Saat ia memperhatikan wajahnya dengan jelas,ia terkejut. Cowo itu adalah Kak Bintang yang pernah ada dihati kemudian pergi begitu saja.

"Kak Bintang? Kakak ngapain disini?" tanya Vio tak menyangka.

"Gue mau jemput lo Vi." jawabnya santai.

"Je..jem..put gue kak? Tapi gue udah di jemput sama Abang,tuh udh nungguin." ucapnya sambil menunjuk ke salah satu mobil.

Abangnya turun dari mobil dan menghampiri mereka berdua.

"Lagi ngapain nih? Flashback2an?  Udahlah nanti aja. Ayo balik Vi,abang cape mau istirahat." ujarnya dengan nada sedikit lelah.

"Kalo gitu lo balik duluan aja istirahat,biar Vio sama gue aja pulangnya. Gimana?" usulnya berharap akan di terima oleh Satria.

Jangan dong yaampun plis

"Lo mau pulang sama Bintang, Vi? Gua sih gimana Vio aja."

"Lo mau kan Vi? Ayolah jalan2 aja bentaran." ajak Bintang sedikit memaksa.

"Iyaudah deh,bang gue ikut sama Kak Bintang aja. Abang pulang duluan."

"Oke,hati2 ya jangan mlm2. Awas lu tang,macem2 abis lu!". Ucapnya dengan nada mengancam kemudian pergi.

Dari kejauhan Aksel melihat semuanya,hatinya merasa sakit. Lah kenapa harus sakit sih?

***
Diperjalanan Vio dan Bintang diam kaku mematung tak ada yg berbicara sedikitpun. Grogi kali yak.

Sesampai disebuah Restoran, Bintang menggandeng tangan Vio masuk kedalam Restoran tersebut dan duduk dimeja yg kosong.

"Mau pesen apa?" tanya Bintang

"Aku jus mangga aja,dan gamau makan hehe." jawabnya cengengesan.

"Lo masih aja sama kaya dulu ya,suka jus mangga dan selalu bilang 'gamau makan' padahal gue blm nanya juga." ucapnya dengan tertawa.

Bintang tidak tahu,tawanya sekarang membuat hati Vio meleleh seakan2 mereka kembali seperti dulu dimana mereka menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih.

"Jus mangga 2, seafoodnya 1 ya mba." ucap Bintang kepada pelayannya.

"Oke,mas ditunggu ya." jawab pelayan kemudian pergi.

"Kak?." tanya Vio ragu.

"Kenapa?".

"Emm,kakak pulang dari London kapan? Ko aku gatausi."

"Tadi pagi sih,kenapa? Kangen ya?" usilnya dengan senyum menyerigai

"Ish apaan sih ga ko! Geer banget deh!" bela Vio dengan pipi memerah.

"Ah masa sih?"

Pelayan datang membawa makanan dan minuman yang sudah dipesan tadi.

"Jangan minum terus ntar kembung,nih makan." ujarnya sambil mengambi sesuap seafood  yang di pesannya tadi.

Vio hanya terdiam,tak berkutik. Rasanya jantungnya ingin copot saat ini tak kuasa menahan semuanya.

"Kok malah bengong sih,ayo makan." ujarnya sambil memaksakan sesuap seafood tadi ke dalam mulut Vio.

"Ih apaan si kak,kebiasaan bgt sih!" ujarnya merajuk

"Abis lo gamau makan,gimana kalo nanti sakit? Kan gue juga yang harus tanggungjawab sama kakak2 lo. Eh lo udh punya cowo?"

Pertanyaan nya tiba2 membuat Vio terkejut dan tersedak hingga membuatnya batuk-batuk.

"Kenaapa? Nih minum air putih dulu." ujarnya sambil menyodorkan air putih.

"Udah mendingan?" Tanya nya lagi

"Udah ko kak hehe. Tadi kakak nanya apa?" tanyanya santai

"Lo udah punya cowo?" tegasnya

"Gapunya kak hehe,kenapa emg? Kaka udh punya ya?" ujarnya dengan nada sedikit kecewa.

"Yakin gapunya? Gue juga gapunyasi soalnya hati gue kayaknya masih milik lo deh haha." jawabnya sambik tertawa

Sialan banget Kak Bintang,bisa2nya bikin gue jatuh hati lagi

Masa lalunya dateng nih hm,kalian pernah ngerasain hal yg sama ga sih?
Tunggu next part nya ya!
Thx,jgn lupa Vomment
Komentar dan saran kalian bermakna banget buat aku yg masih amatiran ini:(

Cinta Kau Dan DiaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang