Khawatir?

35 2 0
                                    

BAGIAN SEPULUH

***

Bel istirahat berbunyi. Sekolah sangat sepi hari ini,tapi hati Vio tidak. Ah setelah ia balikan dengan mantannya rasanya senang sekali.

Aksel? Dia kemana kok ga keliatan sih? Apa jangan2 sakit?

Vio khawatir karna tak kunjung menemukan Aksel,biasanya sih jam segini Aksel sering mendatangi kelas Vio. Tapi,hari ini tidak. Karna kecemasannya ia beranjak dari bangku dan bergegas ke kelas Aksel IPS 3.

Sesampainya,disana Aksel ternyata sedang sibuk menyatat sesuatu. Apakah ini alasan dia tidak datang ke kelas Vio?

Vio perlahan memasuki kelas Aksel,disana hanya ada Aksel sendiri.

"Sel..," panggilnya pelan.

Itu suara yang sudah tidak asing lagi di telinga Aksel,ya itu Viona. Ia langsung menoleh dan terkejut melihat keberadaan Viona ada disampingnya.

Tumben ni anak es batu kesini,ngapain coba

"Viona,ngapain lo disini?" tanya Aksel heran. Dahi Vio mengernyit apakah Aksel lupa atau amnesia?

"Tadi gue ga liat lo,trs gue susulin lo kesini hehe sorry ganggu. Em gue permisi kalo gitu." ucapnya sambil berjalan keluar kelas.

Aksel beranjak dari bangkunya dan menghampiri Viona yg akan pergi.

"Tunggu!,lo khawatir sama gue?" tanya Aksel yg membuat langkah kaki Vio terhenti.
Apa iya Viona se-khawatir itu sama Aksel?

Pacarnya itu kan Bintang,bukan Aksel!

"Eng..engga ko cuman.. Mau mastiin aja!" bela Viona.

"Mastiin,kalo gue ga kenapa2 gitu?"

Ah pertanyaan Aksel membuat jatung Viona berdebar2 kencang. Bisa2nya Aksel meluluhkan hati ini. Tapi,Viona tidak prnah mau mengakui kalo Aksel sudah berhasil meluluhkan hatinya.

Sampai kapan Viona akan terus bersikap dingin,cuek seperti itu? Sampe dia kena karma?

***


Sepulang sekolah,seperti biasa Bintang menjemput Viona ke sekolahannya-- sekaligus bekas sekolahnya dulu.

Aksel dan Fahri yang sedang berjalan menuju parkiran,tampaknya hanya Fahri yang sadar dan melihat kalo Viona dijemput oleh seorang cowo dan ternyata ciri2nya sama sperti perkataan Aksel saat itu. Ya,berpakaian seperti anak kuliahan.

Apa bener itu pacarnya Viona?, yaampun sel,

Fahri masih curiga dan ingin tahu, sebenarnya siapa cowo yang sedang bersama Viona? Apa benar pacarnya? Jika ia,betapa jahat sekali Viona. Ia tega membuat Aksel jatuh hati,tetapi ia sendiri sudah memiliki pacar.

Aksel menaiki motornya,begitupun Fahri. Mereka seperti biasa pergi ke Rumah Pohon dahulu untuk beristirahat sebentar.

Sesampai dirumah Pohon, Fahri masih memikirkan yang tadi. Ia mencoba untuk memberitahu, tapi ia tidak tahu harus mulai darimana.

"Ri--" "Sel--" Ucap mereka bersamaan. Mereka tertawa, dan akhirnya Aksel yang memulai percakapan.

"Gue dulu ya,em Ri. Gua mau cerita nih.." ujarnya perlahan sambil mengunyah permen karet bluberry kesukaannya. "Masa Viona nyamperin gue ke kelas? Aneh kan? Bilangnya mau mastiin, care banget dia haha" Sambungnya sambil tertawa kecil.

"Oh ya? Massa sih?" tanya Fahri dengan nada tak percaya.

Aksel hanya mengangguk,di sisi lain Fahri khawatir jika Aksel hanya akan menjadi bahan mainan Viona saja.

"Gue punya rencana mau nembak Viona besok,lo support gue kan?" tanya Aksel antusias.

Hah? Nembak? Ga gue harus cari tau dulu ttg itu cowo sebelum terlambat.

Fahri hanya diam,ia merogoh hp di sakunya dan mengirim chat kepada Milli. Ya,karna Milli sahabat Viona siapa tau dia tau ttg cowo yg ia lihat tadi.

Milli Angelia Pasya

P
P
P
Mill

Milli masih tidak membaca chat dari Fahri. Fahri sedikit frustasi,bisa2nya Milli tidak membaca chat nya saat ia sedang butuh seperti ini.

30 Menit kemudian, Milli baru membalas chat dari Fahri. Dan cepat2 Fahri membalasnya.

Iya ada apaan ri?

Gue mau nanya sesuatu sama lo

Apaan si?

Emm,Viona punya cowo?
Tapi lo jangan bilang2 ke Viona nya
Mil

Ohiya,kenapa lo nanya kayak gitu?
Iya dia punya cowo kenapa?

Gapapa,makasih ya Mil.

Fahri langsung memasukan Hpnya ke saku kembali. Ternyata benar dugaan Fahri, Viona memang memiliki pacar dan yg tadi ia lihat adalah pacarnya Viona.

Sedangkan Aksel sedari tadi sudah senyam senyum sendiri membayangkan apa yang akan terjadi besok.

Jgn lupa Vomment
see u:)

Cinta Kau Dan DiaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang