CHAPTHER 1

8.5K 484 40
                                        

Seoul, Monday, February 27, 2017

Malam sepi di sebuah gang gelap tampak mengundang banyak hantu. Suara langkah kaki terdengar cukup nyaring disana. Seseorang tampak menunggu dibawah lampu satu-satunya digang gelap itu, ia tersenyum puas begitu melihat bayangan hantu mendekatinya. Dalam kegelapan muncul dua orang dengan tinggi yang hampir setara mendekati pria yang menunggu tadi. Sorang berampu hitam kelam, dengan jaket dan kaos hitam, celana jeans biru tua, dan jangan lupakan Converse yang ia kenakan dikakinya. Satu lagi berambut coklat muda, dengan jaket hitam dan kaos merk Gucci , celana dan sepatunya juga bermerk yang sama.

"Akhirnya... Kalian benar-benar baik mau langsung datang kemari. Aku sempat mengira Boss akan mengirim orang lain, ternyata_"

"Jangan banyak bicara" Omongan orang tadi langsung dipotong. Sebuah bungkusan kertas ia letakkan diatas tempat sampah yang ada ditengah mereka "itu sudah semua, sekarang bayaran kami" katanya tanpa basa basi

Orang tadi mengambil bungkusan itu dan membukanya, Isinya berupa beberapa tumpukan Pistol Heckler. Ia tersenyum "Kalian memang pembuat senjata terbaik... Senang berbisnis dengan kalian" katanya, lalu melempar bungkusan yang hampir sama.

Pria bersurai Hitam mengambilnya dan mengeceknya, sudah jelas isinya uang. Ia terdiam dan melihat sekilas orang didepannya. Ia memegang bungkusan itu dengan tangan kirinya "senang berbisnis dengan anda" katanya mengulurkan tangan, dan langsung disambut pelanggannya ini. Lalu orang itu berbalik untuk pergi. Lirikan tajam mengarah pada pria bersurai coklat muda dari pria bersurai kelam, dengan cepat yang dilirik mengetahui maksutnya, ia mengeluarkan pistol yang bersembunyi dibalik jaketnya, lalu dengan sekali tembakan mengenai kepala orang yang membeli tadi "Aku hampir lupa, kau berbisnis uang palsu..." Sang surai hitam mendekat dan membalik tubuh tak bernyawa itu, memeriknya jaketnya hingga ia temukan uang yang ia mau, lalu ia mengambil kembali barangnya

"woo... Hosoek hyung keren..." kata pria berambut coklat muda menaruh lagi pistolnya

JUNG HOSEOK – SHADOW "Aku cuma menebak, Aku tau ia berbisnis uang palsu dan aku berjaga-jaga saat tau ia akan membeli dari kita. Dan saat aku melihat uangnya... benar-benar uang palsu" kata Hoseok memasukkan uang yang asli kedalam jaketnya

"bagaimana caranya?" kata temannya tadi yang melihat-lihat uang palsu dibungkusan kertas

"Uang asli memiliki kertas berbahan khusus, dan memiliki ketahanan fisik tinggi. Warnanya juga sedikit lebih terang karena terbuat dari serat warna merah dan biru yang acak. Ditambah jika kau melihatnya dari sudut pandang berbeda, warnanya akan berubah hitam, dan kalau kau melihatnya dari sudut pandang tegak ia akan terlihat normal" jelas Hoseok

"WAAH! Hoseok hyung pintar!" yang bersurai hitam berbinar melihat penjelasan hyung -nya

"kau juga pintar jika kau sering membaca buku Taehyung-ah" kata Hoseok

"hehehe... habis itu membosankan" KIM TAEHYUNG – CRAZY ALIEN "aku lebih suka menonton History ditv ketimbang membaca dari buku atau internet" kata Taehyung mengusap kepalanya

"hoo... kukira kau hanya menonton kartun..." Kata Hoseok sambil mengecek ponselnya

"Hoseok hyung kejam!" kata Taehyung. Hoseok tak terlalu memperdulikannya. Ia sibuk dengan mengirim pesan kepada Boss mereka, sampai Taehyung menghancurkan konsentrasinya " hyung ... apa mau menjualnya?" kata Taehyung menunjuk mayat yang baru ia bunuh

"hmm... entah, aku hanya menjual manusia hidup bukan organ. Tanya Jin hyung kalau masalah itu..." kata Hoseok kembali fokus pada handphone-nya. Lalu mulai berbalik berjalan

"hmm... eh! Lalu yang bawa tubuh ini?! kan lokasi kita sampai, lumayan jauh?!" kata Taehyung menghentikan Hoseok

"kau yang bawa, kan kau yang mau tanya" kata Hoseok, Lalu ia berjalan pergi tanpa mendengar ocehan dari Taehyung. Dan akhirnya dengan terpaksa Taehyung membawa mayat itu dengan menggendongnya dipunggungnya.

GangstaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang