Lizy memasuki kamarnya. Dia mengunci pintu kamar dan berganti pakaian. Tiba-tiba, Alfred masuk.
Lizy terkejut dan segera menutupi tubuhnya dengan dress hitam yang baru saja dia buka.
Alfred menatap Lizy dengan penuh hasrat. "Kau pikir aku percaya"
"Ke.. Kenapa kau bisa masuk, aku sudah mengunci pintunya! "
"Kau lupa? Aku pemilik mansion ini, aku punya kunci cadangan"
Lizy terpundur.
Alfred mendekat. "Kau yakin sedang PMS? "
Lizy mengangguk.
Alfred meraih pakaian yang digunakan Lizy untuk menutupi tubuhnya.
Kini Alfred bisa melihat Lizy yang hanya memakai BH dan CD.
Alfred mendorong Lizy ke ranjang dan memegang selangkangan Lizy.
"Pembalut sialan" Alfred menarik CD Lizy.
"Tidak!! "
CD Lizy lolos. Alfred melihat pembalut itu bersih tak ada tanda Lizy sedang PMS.
"Kau berbohong!! "
"Tolong jangan sakiti aku Al" tangis Lizy ketakutan.
Alfred menautkan alisnya.
"Aku takut aku takut aku takut aku takut"
"Diam!!! "
Lizy gemetar ketakutan seperti dulu sebelum dia di terapi oleh psikolog.
Alfred membelai kepala Lizy dengan lembut. Lizy mendongkak menatap Alfred.
Mata emeraldnya menatap mata sapphire milik Lizy.
Tatapan yang lembut yang selama ini belum pernah diperlihatkan Alfred.
"Tenanglah, aku tidak akan menyakitimu, jika kau tidak berontak"
Lizy masih terdiam dan menatap Alfred.
"Kau tidak mau sakit kan? "
Lizy menggeleng cepat.
"Kalau begitu kita mulai dengan kelembutan sayang "
Lizy masih ragu. Alfred makin dekat dan mencium bibir Lizy dengan lembut.
Lizy terperangah. Baru kali ini Alfred lembut padanya. Pipi Lizy merona.
Alfred melepaskan ciumannya dan menatap Lizy. "Maafkan aku, anak kita... Telah mati sebelum dia menjadi janin sempurna"
Lizy membelalak. "Janin? "
"Iya, waktu kau ku bawa ke rumah sakit, dokter bilang kau keguguran. Usia kandunganmu satu bulan. Aku menyesal.. Maafkan aku"
Alfred memeluk Lizy dengan erat. Untuk pertama kalinya Lizy merasa aman dipelukan Alfred.
Perlahan Lizy mengangkat kedua tangannya untuk membalas pelukan Alfred tapi tidak jadi.
"Lizy.. Aku.. Mencintaimu " bisik Alfred lembut.
Lizy masih terdiam.
"Awalnya aku ragu, tapi aku baru sadar setelah kita hidup bersama.. Aku mencintaimu.. Mungkin karena kita sama memiliki separuh darah Bluesky"
Lizy tidak menjawab. Entahlah begitu banyak kejahatan yang dibuat Lizy sampai harus keluar masuk rumah sakit dan psikiater.
Alfred melepaskan pelukannya dan menatap sapphire Lizy dengan penuh arti.

KAMU SEDANG MEMBACA
Alfagorn and Bluesky
Romance20+ Perselisihan 2 bangsa berbeda yaitu Alfagorn (bangsa yang memiliki ciri fisik seperti orang Chinese/Asia) dan Bluesky (bangsa yang memiliki ciri fisik seperti orang kaukasoid) yang menyebabkan munculnya peraturan yang menyatakan tidak boleh ada...