(15) EPILOG

438 62 3
                                        

Dear readers,

Maaf update-nya lama, padahal mah tinggal epilog juga, soalnya hati aku lagi kena tsunami gitu, mawutttt njirrrr T.T Jadi ya gitu, mood aku ikutan naik turun kayak ombak, terombang-ambing kayak perahu kehilangan arah dan tujuan, sedih oi :(

Salah satu alasannya tuh gara-gara liat current ranks BTS di MAMA, ya Tuhan, semoga BTS menang biar gue tenang :o

Langsung aja epilognya taekook dot

****

Syal merah itu berkibar. Melilit lehernya yang jenjang, syal itu menghangatkannya. Aku ikut menghangat dengan hanya melihatnya.

Semilir angin menerbangkan sebagian rambutnya yang kini menjadi sedikit berantakan. Aku sendiri sibuk merapikan rambutku yang mungkin sama seperti kepunyaannya.

Dia menutup matanya, aku dapat melihat bulu matanya yang lentik dari samping. Angin membuat salah satu bulu matanya terjatuh di pipinya. Aku memungutnya dan dia membuka matanya.

Dia tersenyum.

Senyum yang akan kujaga.

"Manusia itu akan terbunuh atau membunuh." ucapnya.

Aku menatapnya, membuka telapak tanganku, kemudian membiarkan bulu matanya yang terjatuh terbang tertiup angin.

"Jangan percaya pada siapapun, tapi percayalah padaku." ucapku.

"Kali ini kau yang harus menepati janjimu." balasnya.

Aku tersenyum sebagai tanda persetujuan. Dia tersenyum membalas senyumanku sambil lalu, kemudian memandang langit.

Langit mulai gelap dan sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda kemunculan bintang. Tapi, percayalah, di sini aku menemukan yang lebih bersinar daripada bintang. Dia berpijar lebih terang daripada bintang. Dia mengikatku lebih erat daripada gugus-gugus bintang.

Suaranya seperti angin musim gugur, menghanyutkan, menerbangkanmu seperti daun kering yang jatuh perlahan. Langkah kakinya berirama lulaby yang akan melelapkanmu di antara malam. Keberadaannya menghangatkanmu seperti sinar mentari musim semi. Tatapan matanya teduh berpijar melebihi bulan. Dia beraroma kerinduan dan ketulusan yang mendalam. Dia manusia, yang akan kupertahankan keelokannya itu.

END

*****

Udah gitu aja. Pendek ya. Aku emang gitu kalau buat epilog suka yang pendek-pendek. Ada yang mau sekuel? Aku udah ada rencana mau bikin sekuel, wait ya, masih mikirin trik pembunuhan yang jjang jjang man boong boong dulu *uhuukk

Makasih buat raeders yang udah mau baca dan vomment, love you pull. Syukur pada mau baca sekuel ntar *modus

Project selanjutnya mau ff atau cerita fantasy romance?



AKRASIA [VKOOK] -- [Complete]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang