Kau yang menamakan aku binatang,
Kau angkat tinggi para dalang,
Sejak itu tiada sudah hari,
Yang aku namakan bersama
Keberangkalian sesuatu pemergian,
Tidak semestinya pulang,
Kepastian sebuah kematian,
Bermula seperjalanan hidup,
Sayup-sayup merintih jatuh,
Berderai-berai dibiar luka.
Diantara kisah silam yang hanyut ditiup
Kebencian,
Diantara kebencian yang mereda,
Diselimuti waktu, diantara kuntum bunga dan kerinduan,
Diantara wangian dan kecintaan. Diantara mengenang, terkenang dan dilupakan,
Siapa diantara kita yang kejam?
ANDA SEDANG MEMBACA
Epilog Sepi
De TodoHimpunan penulisan buat aku dan kau untuk terus hidup ke depan.
