“Rindu
Kita rindu
Tapi malu
Untuk bicara
Bahwa kita cinta
Diamku memuliakan dirimu
Begitu pula denganmu
Bukan begitu?
Tapi terasa pilu
Bila kau tak tahu isi hatiku
Dan ku tak tahu isi hatimu
Kita hanya mengira
Menerka dengan rasa
Bahwa ada cinta
Antara kita
Tapi boleh jadi tak ada
Bahkan tak pernah ada
Jika memang iya
Kenapa kau masih setia
Memberi kabar dan cerita
Tunggu, tidak...
Malam ini aku sendiri
Tanpa dirimu di sisi
Yang bercerita dan bercanda
Yang bertanya dan tertawa
Mungkin rasa ini hanya milikku?
Bisa jadi begitu
Bagaimana denganmu, Rinduku
Apa kau cinta padaku?”
KAMU SEDANG MEMBACA
Tentang Dia yang Ada di Bumi
RandomAku masih ingat, bagaimana kamu mengubah sesak menjadi tawa, dan luka perlahan pudar. Bersama akar-akar kebahagiaan, kamu besarkan keceriaan. Tumbuhlah senyum, aku petik setiap hari, dan ia tak pernah habis hanya dengan perlakuanmu yang manis. Saat...
