Apa yang membedakan "suka" dan "cinta"?
—————
“Jika kamu menyukai seseorang, kamu tak akan segan menunjukkan pada teman-temanmu betapa menarik orang yang kamu sukai.
Entah dari penampilannya yang tampan atau cantik,
entah dari prestasinya yang ciamik,
entah dari caranya bertingkah laku dengan apik,
kamu akan bersuka cita menjabarkan setiap alasan yang membuatmu tertarik.
Jika kamu menyukai seseorang, kamu akan menikmati tiap detik yang terhenti kala senyumnya membuatmu berhenti memijak bumi.
Kamu tidak merasa repot memikirkan bagaimana nanti,
atau seberapa besar kemungkinan ia membalas perasaan ini,
atau seperti apa tipe wanita yang akan ia jadikan istri,
karena kamu sadar bahwa sekedar suka hanya akan membawamu ke alam mimpi.
.
Lain halnya jika kamu jatuh cinta.
.
Jika kamu mencintai seseorang, kamu merasa takut untuk mengakui perasaan itu bahkan pada dirimu sendiri.
Degup jantungmu saat menatapnya sudah cukup bising mengiringi,
bibit-bibit harapan entah mengapa terus menghantui,
luapan hatimu terlalu lantang untuk dijabarkan dalam puisi,
hingga kamu bertanya-tanya akankah perasaan sehebat ini mencapai titik henti.
Jika kamu mencintai seseorang, kamu akan kesulitan menyebutkan kapan kau mulai jatuh dan apa alasan yang membuatmu mencinta.
Semua seolah terjadi tanpa kuasa dan mengalir begitu saja,
bukan disebabkan dirinya yang lebih karena kau mencintai seutuh segala,
bukan pula karena kau iba pada apa yang kurang dari pribadinya,
tetapi sungguh dengan cintamu yang selapang semesta kamu hanya ingin agar dia bahagia.”
— West,
Kamu merasakan yang mana?
KAMU SEDANG MEMBACA
Tentang Dia yang Ada di Bumi
AcakAku masih ingat, bagaimana kamu mengubah sesak menjadi tawa, dan luka perlahan pudar. Bersama akar-akar kebahagiaan, kamu besarkan keceriaan. Tumbuhlah senyum, aku petik setiap hari, dan ia tak pernah habis hanya dengan perlakuanmu yang manis. Saat...
