Kembar : Wonwoo X Seongwoo
©2017
"Sehari sebelum kecelakaan, lo cerita sendiri ke gue kalau lo habis jadian sama seseorang."
"Hah jadi gue pernah pacaran? Kok lo gak pernah cerita sih?"
"Gue udah pernah cerita dulu pas lo baru sadar dari koma, tapi ya gitu lo masih sakit banget jadi gak bisa ngerespon dan inget siapa-siapa."
"Lo tahu siapa dia?"
"Gue juga gak tahu, tanya aja ke taeyong. Kayaknya salah satu geng balapan lo dulu."
🍁🍁🍁🍁🍁
"Iya sayang, nanti 2 jam lagi aku jemput," ucap taeyong dengan mulut manisnya saat sedang telponan dengan sang pacar.
"Aku juga sayang kamu," bisik seongwoo yang tiba-tiba nongol di dekat taeyong.
"Hah siapa itu taeyong yang bilang-bilang sayang-sayangan?" Jennie udah ngamuk di seberang telepon.
"Eh eh enggak sayang itu tadi temen aku, hehehehe dia lagi becanda. Udah ya jangan ngambek lagi. Nanti aku telepon lagi, love u," ucap taeyong cepat-cepat lalu menutup teleponnya.
"Brengsek lo ngapain sih?" Ujar taeyong kesel terus mukul lengan seongwoo yang lagi makan cilok plastikan. Dan karena pukulan taeyong terlalu keras, cilok yang udah siap masuk mulut seongwoo jadi jatuh gelinding ke tanah.
"Yah yah cilok gue jadi jatuh kan?" Pekik seongwoo balik nabok taeyong.
"Ih pokoknya gue gak mau tahu, lo harus ganti beliin gue cilok lagi 10 ribu," rengek seongwoo sambil narik-narik jaket taeyong.
"Yee si bangsat, gue tahu lo tadi cuma beli 3 ribu, gimana ceritanya gue harus ganti 10 ribu?" Balas taeyong gak terima.
"Ya itu uang tutup mulut, kalau gak mau ya udah gue bilang ke jennie ya kalau lo kemarin jalan sama jisoo ke PIM," ancam seongwoo angkuh.
"Sialan emang lo, gue jadi penasaran jangan-jangan lo masang penyadap di tubuh gue ya?" Tanya taeyong yang kini sudah menyeret seongwoo ke depan kampus tempat bapak penjual cilok berada.
"Udahlah sayang, lo gak bisa menghindar dari gue lagi," ujar seongwoo genit bikin taeyong mau muntah.
"Najis, tahu gitu dulu pas lo koma gue biarin aja ya lo gak inget gue selamanya," ujar taeyong yang kini ikutan makan cilok, kasian.
"Heh ngomong-ngomong tentang amnesia gue, kemarin wonwoo cerita kalau sebelum kecelakaan, gue pernah pacaran ya?"
Taeyong berhenti makan, dia memandang mata seongwoo lekat, "lo udah inget?"
"Kalau inget gue gak bakalan tanya ke lo, bego!" Ujar seongwoo kesel.
"Dih galak. Gue gak tahu sih lo pacaran atau gak sama dia. Cuma emang gue sering liat kalian jalan berdua habis balapan," taeyong memulai ceritanya.
"Dia siapa? Gue gak inget namanya," tanya seongwoo mulai frustasi.
"Ya gue sendiri juga gak tau. Lo gak pernah ngenalin ke gue. Terus tiap di arena balap dia selalu pakai helm full facenya, jadi gue gak tahu wajahnya dia kayak gimana."
"Dia itu sebenernya bukan dari geng kita. Dia dari geng musuh. Awal perkenalan kalian, dia nantang balapan dan lo kalah."
"Dia gak mau dikasih taruhan duitnya tapi dia minta lo nemenin dia jalan."
"Bentar-bentar kok kesannya cringey gitu sih? Dia bukan om-om kan? Gue masih perjaka kan Yong?" Tanya seongwoo bergidik ngeri.
"Ya gue awalnya mikir dia om-om, karena badannya yang tinggi besar. Tapi suatu hari dia pernah jemput lo ke sekolah pakai seragam. Ternyata sama-sama seumuran, anak sekolah tetangga."
KAMU SEDANG MEMBACA
Kembar : Wonwoo X Seongwoo
FanfictionSatunya punya mulut sepedes cabe Satunya otaknya gesrek gara-gara kebanyakan micin
