Kembar : Wonwoo X Seongwoo
2017
Seongwoo, minggir...."
"Gak mau...gak mau...."
Daniel menggeram pelan melihat kelakuan seongwoo. Entah bagaimana ceritanya tubuhnya sudah berada di bawah kendali seongwoo sekarang.
Daniel terduduk di ranjang kamarnya sendiri dengan seongwoo yang berada di pangkuannya. Tangan seongwoo masih tetap melingkar di leher daniel. Sedangkan kepalanya disandarkan di dada daniel.
Daniel sudah tidak bisa berpikir dengan jernih lagi karena seongwoo yang ngoceh terus dari tadi. Parahnya dia gak bisa diem bikin daniel makin pusing.
"Shit, kalau kena dedek gue gimana?" Batin daniel dalam hati yang mencoba menjaga biar gak khilaf.
"Pokoknya aku gak mau pergi kalau kamu belum jujur sama aku," bisik seongwoo tepat di telinganya daniel.
"Jujur apalagi sih?"
"Kenapa kamu nyuruh aku berhenti terapi dulu?" Tanya seongwoo yang kini sudah menatap lekat mata daniel.
"Gak ada apa-apa," jawab daniel singkat.
"Bohong, kamu bohonggg daniel," seongwoo makin semangat memborbadir dengan tubuh yang bergerak-gerak terus di atas daniel.
"Ayo ngaku ayo ngaku!!" Perintah seongwoo makin heboh sambil mencubit kedua pipi daniel.
Daniel memejamkan matanya, mencoba memberi penjelasan, "kembaranmu datang ke aku dan dia bilang kamu lebih bahagia tanpa aku."
"Wonwoo?" Tanya seongwoo heran.
"Ihhhh kamu percaya aja sama dia," ujar seongwoo cemberut. Otaknya sudah dipenuhi rencana balas dendam.
"Tapi wonwoo bener juga. Sepertinya hidupmu memang sudah bahagia selama 5 tahun ini saat aku gak ada."
Seongwoo terdiam sebentar, matanya lekat menatap daniel yang ada di depannya, "kok kamu gak usaha buat aku sih? Dasar payah!"
"Kan aku udah usaha dulu, tapi kamunya gak inget."
"Ya kamunya gak usaha buat ingetin aku daniell!!" seongwoo gemas rasanya mau nampol pria di hadapannya itu.
"Terus sekarang gimana?" Tanya seongwoo menuntut.
"Gimana apanya?"
"Hubungan kita daniel gimanaaa??"
"Ya gak gimana-gimana."
Seongwoo memandang daniel kesal. Sumpah ya walau dia sendiri sering malu-maluin tapi baru kali ini seongwoo bertindak agresif, ngejar-ngejar cowok sampe segininya.
Di saat dia sudah berjuang sendirian dan ingat semuanya, danielnya justru bersikap seolah plin plan. Bohong kalau dia bilang dia gak sakit hati.
Perlahan seongwoo beranjak dari pangkuan daniel dan turun dari ranjang. Dia berdiri memandang daniel dengan tatapan nanar.
"Minggir!"
Daniel bingung namun pada akhirnya menurut seongwoo, turun dari ranjang. Saat daniel sudah berdiri, seongwoo justru dengan secepat kilat membaringkan dirinya di kasur daniel dan menarik selimut sampai kepala.
"Aku mau tidur, keluar kamu."
Daniel menggaruk kepalanya, ini kan kamarnya, kenapa dia yang malah diusir? Meski begitu entah kenapa dia jadi merasa bersalah karena suara seongwoo terlihat bergetar.
Perlahan daniel mendekat ke arah ranjangnya. Dia kemudian menunduk, mengusap rambut seongwoo dan mencium pipinya.
"Hubungan kita masih sama seperti dulu, tidak ada kita putus jadi kamu masih tetap milikku."
KAMU SEDANG MEMBACA
Kembar : Wonwoo X Seongwoo
Fiksi PenggemarSatunya punya mulut sepedes cabe Satunya otaknya gesrek gara-gara kebanyakan micin
