Aisha sedang duduk di sofa yang ada di lobby hotel sambil memainkan ponselnya. Ia sedang menunggu Nino.
Ting!
Antonino Prasettya
Sha, gue di depan hotel
di trotoar ye.
10:45
Aisha
Oke.
10:45
Aisha bangkit dan mengantongi ponselnya, kemudian berjalan menuju ke trotoar, disana ia menemukan Nino dengan mobilnya.
"Woi, No! Apa kabar lo?" sapa Aisha.
"Wih Aisha, masih gini-gini aja lo. Alhamdulillah Sha." balas Nino.
"Kuliah lo gimana?" lanjut Nino bertanya.
"Ya gitu deh." jawab Aisha.
"Yuk berangkat!", ajak Nino.
Nino masuk kedalam mobilnya, diikuti oleh Aisha.
"Yang deket-deket aja ya No, gue gabisa lama-lama." Ucap Aisha sambil memakaikan seatbelt nya.
"Siap, Sha!"
Nino mulai menjalankan mobilnya.
"Gimana kabarnya Zayn?" tanya Nino.
"Gatau" jawab Aisha tanpa minat.
"Lah, lo gimana sih, pacar sendiri kok nggak tau."
"Gue udah putus sama dia, No."
"Sorry, gue gatau."
"Iya gapapa."
Aisha membuka aplikasi line lagi. Dan membaca pesan dari Zayn untuk yang kesekian kalinya. Entah apa yang menggiring Aisha untuk membuka aplikasi line. Terlebih, membuka ruang obrolannya bersama sang mantan kekasih.
"Kalo masih sayang mah, tanggepin aja. jangan dianggurin. Kasihan tau." celetuk Nino.
"Apa sih, No?"
"Udah deh, kalo masih sayang juga bilang aja. Jangan gengsi, kalo dia nanti jadian sama cewek lain lo nya sakit hati."
Aisha mengunci layar ponselnya.
"Lo kenapa putus sama dia?"
"Dia terlalu over protective, No. Ribet!"
"Ya kan kalian emang LDR. Wajar aja kalo ada rasa overprotective, kan dia nggak ada di sini, nggak tahu realitanya gimana."
"Cewek cantik disana kan juga banyak No, kenapa dia nyariin gue sih?"
"Itu bukan masalah fisik, Sha. Itu masalah hati." celoteh Nino yang sudah seperti seorang Kahlil Gibran.
"Kalo hati dia milih lo, yang lain bisa apa?" lanjutnya.
Aisha terdiam.
"Kita mau kemana, No?" Aisha mengalihkan topik.
"Martabak Well. Deket kok dari sini. Bentar lagi juga nyampe. Martabaknya tuh ala-ala markobar gitu. Enak deh pokoknya. Tapi dia dijualnya kayak di gerobak gitu. Kita ntar makannya di mobil aja ya." jelas Nino.
Aisha pun mengangguk.
(an)
Sebenernya jarak antara Martabak Well sama hotelnya itu deket banget. tapi ya biar asyique, ikutin aja alurnya. Apakah ada orang Jogja disini? Saya bukan orang Jogja. Hanya turis lokal yang sering ke Jogja. Dan Martabak Well itu, saya nemu di Google Maps. Hehe.
Author juga manusia.
CMIIW
-banana-
KAMU SEDANG MEMBACA
reunited | zjm ✔
FanfictionZayn dan Aisha adalah sepasang mantan kekasih. Mereka berdua putus karena kurang berkomunikasi. Setelah 1 tahun tidak berjumpa dan berusaha saling melupakan, Zayn kembali datang ke kehidupan Aisha. Zayn kembali dengan membawa sejuta kenangan untuk A...
