Chapter. 24

42.4K 659 15
                                        

"Ah, baiklah akan aku panggilkan Taehyung, aku tidak tahan mendengar kisah hidupmu" hyungwon

"Yak, oppa kau bilang Tae sedang pergi"

"Ani, dia ada didalam" Hyungwon, iapun pergi kedalam Toko roti milik keluarganya dan lekas memanggil Taehyung.

Beberapa saat kemudian seorang pria yang tak asing bagikupun keluar dengan gaya khasnya yang tengil dan sok cool.

Dengan menyibakan rambutnya dia berbicara padaku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dengan menyibakan rambutnya dia berbicara padaku.
"Yak, wanita bodoh untuk apa kau datang kemari" katanya

"Hah? Dasar namja menyebalkan" umpat ku

"Kau yang menyebalkan! " tegasnya, mengambil kursi dan duduk tepat di depanku "sini peluk" katanya sambil memelukku erat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kau yang menyebalkan! " tegasnya, mengambil kursi dan duduk tepat di depanku "sini peluk" katanya sambil memelukku erat

"Eugh" aku memukul punggungnya

"Jangan galak padaku, kemana lagi kau akan pergi kalau tidak kepadaku" dengan bangganya dia bicara seperti itu.

"Ish, dasar" dia sangat berbeda dengan yg terakhir aku lihat 6tahun yang lalu, dia semakin tampan dan rapih juga sexy, sangat berbeda jauh dengan dia yang dulu aku kenal, namun Tae tetaplah Tae, sahabat kecilku yang selalu ada untuku saat suka maupun duka, dalam keadaan apapun dia akan selalu ada untukku, beruntungnya aku memiliki sahabat sepertinya meski ya dia terkenal sebagai playboy tapi menurutku bukan dia yg salah, gadis-gadis itu terlalu menuntut banyak darinya yang mengharuskanya meninggalkan para gadis itu, karna hal itu dia jadi mendapat predikat playboy, kasihan.

Masih dalam pelukannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Masih dalam pelukannya.
"Aku merindukanmu wanita bodoh" katanya seraya mengusap puncak kepalaku.

"Nado" balasku

"Hey, bagaimana kabarmu? " dia melepaskan pelukannya lalu menatapku.

"Baik" singkatku

"Si brengsek itu telah menikahi noona kristal"

"Iya aku tau, eonnipun kini sedang mengandung"

"Yang kudengar, si brengsek itu menikahi noona kristal karna terpaksa"

"Hmm" akupun mengercitkan dahi

"Ya, karna... Ah... Nanti juga kau tau sendiri"

"Yak, mengapa kau memotong pembicaraan begitu, ayo ceritakan padaku apa yang terjadi selama aku berada di Amerika" kau memaksa.

"Tunggu sebentar, aku lepaskan dlu celemekku dan kita pergi dari sini, aku tidak mau ada yang menguping pembicaraan kita" sindirnya pada Hungwon oppa

"Yak, aku tidak menguping" sahutnya dari dalam toko roti

"Ayo kita pergi" ajak Taehyung

"Hyung, aku pergi dulu yaa, 1jam lagi aku akan kembali" teriak Taehyung sambil menarik tanganku

"Iya, hati2" hyungwon, mereka sudah seperti saudara bagiku, aku benar-benar merasa keberadaan ku dianggap saat bersama mereka, jujur saja jika dibandingkan dengan berada di rumah aku lebih memilih berada bersama mereka, Taehyung dan Hyungwon oppa juga ayah dan ibunya, Mereka juga sangat menyayangiku, Aku jadi merasa semakin beruntung.

Saat aku merasa terpuruk, merekalah orang pertama yang selalu mengkhawatirkan diriku, dan akupun lebih cenderung menyembunyikan perasaanku pada eomma, bukan berarti eomma tidak peduli tapi akulah yg tidak ingin membebani fikirannya.
Aku tidak mau keberadaanku malah menambah bebanya jika aku harus selalu mengeluh padanya, aku selalu ingin terlihat tegar dihadapannya.

Tbc.

MY SEXY BROTHER ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang