Chapter. 30

28.3K 532 36
                                        

"Tunggu  sebentar yaa" ujar eomma pada shinhye eonni.

"Ne" angguk shinhye eonni, eommapun menghampiri kami di ruang tengah sambil melepas celemeknya.

"Ada apa?" tanya eomma bingung " oh.. Ada kristal, apa kabarmu nak?" sapanya ramah sambil memeluk kristal eonni.

"Sudahlah jangan ber-akting lagi" sinis joongsuk oppa.

"Hey, kenapa kau bicara begitu pada istrimu?" tegas eomma

"Dia bukan lagi istriku eomma" joongsuk oppa.

"Tidak baik bicara seperti itu, semua masalah pasti ada penyelesaiannya, kau itu laki-laki jangan perlakukan dia seperti itu, biar bagaimanapun dia adalah ibu dari anakmu" eomma

"Anak itu bukan anakku eomma" geram jongsuk oppa

"Mwo? " eomma

"Eomma tanyakan saja padanya siapa ayah anak itu" oppa sangat merasa kesal dan aku tidak berani berkata apapun, kristal eonnipun hanya diam dan menagis dalam rangkulan eomma, aku benar-benar merasa bingung harus berbuat apa, kalau aku pergi akupun penasaran apa yang sebenarnya terjadi pada pernikahan mereka, tak berapa lama kemudian kristal eonni pun mulai membuka mulutnya dan menceritakan apa yang sebenernya terjadi, aku tau kristal eonni bukanlah wanita yang jahat, aku tau pasti ada kesalah fahaman dalam hubungan mereka.

"Aku sangat menyesal telah memilih menikahi mu" tegas oppa.

"Oppaaa!! " bentak ku seraya membulatkan mataku menatapnya, aku merasa kesal karna oppa terus saja menyalahkan kristal eonni.

"Kau fikir ini kemauanku? Hana juga pasti faham bagaimana rasanya dicampakan, kau fikir ini kemauanku? Kau terus saja menyalahkanku seolah kau tak pernah berbuat salah!!! Jika kau ingin bepisah denganku ya sudah tapi jangan terus menyalahkanku seperti ini seolah aku adalah wanita paling hina didunia ini, laki-laki itu pergi setelah memperkosaku saat aku sedang mabuk, lalu apa yang bisa aku lakukan? Anak itu tidak bersalah jadi jangan salahkan dia atas keteledoranku, jika harus berkaca kaulah yang mestinya berkaca diri, harus kau sadari kau itu tidak ada bedanya dengan lelaki bejat itu!!!! " kristal eonni meninggikan nada bicaranya, ia sangat merasa marah pada oppa,

"Astagaaa, eomma benar-benar tidak tau kalau akan serumit ini masalahnya, semua terserah pada kalian saja, eomma tidak mau  ikut campur jika seperti ini masalahnya" eomma sepertinya sangat marah, entah pada siapa ia sangat marah? Pada oppa atau pada eonni.

"Sudahlah eomma, aku sudah tidak ingin lagi bersamanya, hatiku rasanya nyaris mati rasa, aku masih tidak percaya dengan apapun yang keluar dari mulutnya, dia diperkosa oleh lelaki yang ia kenal"  oppa dengan malas,  nada bicaranya mulai merendah.

"Apa maksudmu?" eomma mengerutkan dahinya menatap oppa, iapun melepaskan rangkulannya pada eonni dan menaruh kedua tanganya diatas pahanya.

"Iya, lelaki itu adalah mantan kekasihnya! " oppa

"A.. Jinjja, terserah kau saja! Eomma banyak urusan, kasian nona park sendirian mengerjakan pekerjaannya, eomma harus membantunya! Sudah terserah kalian saja mau kalian apakan pernikahan kalian ini" sepertinya eomma sangat marah dan juga merasa lelah dengan perkara ini, iapun pergi meninggalkan kami.

"Oppa, apa oppa yakin dengan keputusan oppa? " aku menatapnya sendu.

"Sangat yakin!!! " tegasnya tak mau menatap kami.

"Baiklah, aku akan segera menandatangani surat gugatan itu! " kristal eonni.

"Bagus kalau begitu" oppa

Sesungguhnya aku sangat membenci sikap oppa, namun jika aku menjadi dirinya akupun juga pasti merasa kecewa, kenapa tidak dari awal pernikahan dia mengatakan hal ini, namun aku juga tidak bisa menyalahkan kristal eonni karna tidak ada satupun wanita yang ingin mengalami hal semacam ini, karna dia juga korban.

Setelah kejadian hari itu oppa selalu terlihat murung, aku tau ia merasa bingung dan sedih, aku juga tau oppa sangat mencintai kristal eonni, namun rasa kecewanya mungkin telah menghancurkan segala perasaan cinta dihatinya.
Akupun jadi tidak berani untuk mengajaknya bicara, dan kami hanya berdiam diri saja jika bertemu padahal kami berada di satu rumah yang sama, begitupun dengan eomma, biasanya eomma  sering mengajak kami berbincang setelah toko bunga kami tutup sambil menonton tv namun kini tidak, eommapun lebih sering diam sambil mengerjakan pekerjaannya merangkai bunga, ia hanya bicara jika perlu saja.
Rumah ini jadi seperti kuburan, sangat sepi dan membosankan, akupun jadi sering melamun karna tidak ada yang bisa aku kerjakan.

Pagi itu, seperti biasanya shinhye eonni datang untuk memesan bunga pada eomma,  karna sekarang eomma bekerja sama dengan wedding organizer miliknya, dia jadi sering berkunjung kesini.

Dia cantik....

Pagi itu ia memilih bunga untuk eomma rangkai namun karna eomma sedang pergi untuk membeli beberapa peralatan untuk merangkai bunga iapun jadi sibuk sendiri untuk memisahkan bunga mana yang akan ia ambil, akupun membantunya untuk memindahkan bunga pilihannya agar tidak dibeli pengunjung lain, aku menaruh bunga-bunga pilihannya ke sudut ruangan yang kosong, namun saat akan kembali aku melihatnya tengah berbincang dengan oppa.

Ia membantu eonni memilihkan bunga, akupun jadi agak segan kembali kesana karna sudah lama aku tidak melihat senyum di bibir oppa, akupun memutuskan untuk berpura-pura ada urusan diluar rumah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ia membantu eonni memilihkan bunga, akupun jadi agak segan kembali kesana karna sudah lama aku tidak melihat senyum di bibir oppa, akupun memutuskan untuk berpura-pura ada urusan diluar rumah.

"Eonni aku ada urusan, aku pergi dulu yaa nanti oppa yang akan membantu eonni, oke" kataku dengan senyum, iapun mengangguk dengan senyum.

"Yak, mau kemana kau?" oppa

"Aku mau ke toko roti Taehyung, aku ada urusan dengan hyungwon oppa" kataku lalu pergi.

Atuhor pov.

Pertemuan jongsuk dan shinhye sepertinya akan membuka babak baru kisah cinta lee jong suk.

"Baiklah hati-hati" jong suk.

"Nee" hanapun berlari kecil keluar dari toko bunga nyonya lee.

"Sudah berapa lama kau menjalankan perusahana itu? " jongsuk

"Hahahaa... Jangan bilang perusahaan, ini cuma usaha kecil, aku hanya tidak mau terus  bergantung pada orang tuaku, makanya aku membuka usaha w.o ini" jelas shinhye terkekeh.

"Wah, kau benar-benar wanita pekerja keras yaa" jong suk

"Ah, biasa saja" shinhye tersipu.

Tbc.

MY SEXY BROTHER ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang