Alasan Hinata

8.1K 411 39
                                        

Don't like don't read


Asrama yang megah dan mewah. Hanya anak orang terpilih lah yang bisa menempati asrama disini. Kini, tepatnya di kamar super megah. Hanabi terbaring lemas dengan infus di tangannya.

"Bukankah sudah kubilang untuk tidak memaksakan diri?! Lalu, jika kamu terbaring seperti ini? Siapa yang akan mencemaskanmu selain keluargamu?!"

Hinata membentak dengan nada kesal bercampur khawatir. Manik Ametisnya menatap nyalang Hanabi.

Tapi bukannya bersedih dan bersalah. Hanabi justru menatap nyalang kakaknya yang menurutnya cerewet.

"Diamlah kak..! Aku tak selemah yang kau kira..!" Bentaknya balik.

Hinata memijit pertengahan antara hidung dan matanya dengan cepat. Hanabi sama keras kepalanya dengan ayahnya. Fisiknya yang lemah bahkan menurun dari ibunya. Membuatnya harus extra menjaganya dan selalu mengkhawatirkannya.

Brughh...

Hinata terjatuh lemas di kasur Hanabi. Pusing melandanya sekarang. Sedangkan Hanabi kini merasa bersalah.

"Maafkan aku kak.."

Hanabi mencoba merangkul pundak kakaknya. Menenangkannya dengan kata-kata maafnya. Hanabi akui bahwa dia memang keterlaluan. Tapi kecemasan Hinata membuatnya sedikit muak.

"Jangan terlalu mengkhawatirkanku kak. Aku dapat menjaga diriku sendiri. Bahkan aku sudah di akui kuat oleh teman-temanku." Pinta Hanabi lembut.

Hinata menoleh, mengelus pelan surai coklat adiknya sayang. Bukan tanpa alasan Hinata berlaku seperti ini. Ancaman Sasuke membuatnya awas untuk sementara. Hinata tidaklah bodoh untuk mengadu pada siapapun.

Dia masih menjaga nama baik keluarganya maupun keluarga Sasuke

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dia masih menjaga nama baik keluarganya maupun keluarga Sasuke. Persahabatan antara ayahnya dan paman Fugaku akan retak saat Hinata mengadu saat ini juga.

Hinata punya uang yang banyak. Koneksi yang kuat dan juga teman yang melimpah. Tapi, haruskah Hinata mengadu? Ataukah Hinata harus mempunyai akal picik lainnya untuk melindungi Hanabi?

Pilihannya begitu sulit. Banyak hal yang akan terpengaruh saat Hinata membocorkan perlakuan Sasuke. Pihak keluarganya akan membantah semua tuduhan itu. Hinata sangat tahu itu. Uchiha dengan segala martabat terhormat mereka, tak akan bisa di runtuhkan begitu saja.

Itachi menyesap kopi hitamnya dengan pelan. Membaca majalah bisnis kesukaannya. Sebentar lagi perusahaan ayahnya akan di turunkan untuknya. Dan akan Itachi buktikan bahwa Uchiha akan berkuasa melebihi clan lainnya.

Survive or Leave 18+ (Complete)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang