Marry you

2.7K 183 7
                                        

Happy Reading ☺


Choi Company sebuah perusahaan yang bergerak di berbagai macam bidang, perusahaan yang di milik oleh keluarga choi itu sangat berkuasa di korea. Disitulah seorang kim taeyeon bekerja sebagai manager keruangan, pemuda berparas tampan namun imut dan juga cerdas. Sudah hampir 2 tahun dia bekerja di choi company, dari bekerja disitu lah saat ini ia memiliki ke mapanan materi.

Siang ini ia terlihat sangat gelisah, di ruangannya yang cukup besar itu ia bersandar di kursi kerjanya sembari memikirkan sesuatu.

"Yya, taeng sedang apa kau" ucap seseorang yang menyadarkannya dari lamunan

"Hanya... Ada sesuatu yang mengganggu pikiranku" jawab taeyeon

"Tiffany?"

"Ne, yul" jawab taeyeon

"Kalian bertengkar?" tanya yuri

"Aniyo, dia ngambek karena aku tak segera menikahinya"

"Itu wajar saja, kalian sudah berpacaran selama 5 tahun dan juga setahun ini sudah tinggal bersama. Pasti ia takut kau jika kau tak mencintainya lagi, memang apa yang membuat mu ragu?"

"Bukan ragu yul, tapi kau tau keluarga dia seperti apa. Daddy nya ingin aku meneruskan perusahaannya jika nanti aku menjadi suami tiffany"

"Bukannya itu bagus"

"Ne, tapi kau tau leo hyung mengancamku untuk tak ikut campur di perusahaan keluarga nya. Itu yang membuat ku gelisah"

"Sebaiknya kau bicarakan ini kepada tiffany"

"Ne, aku juga sedang berfikir begitu. Tapi aku bingung harus bagaimana menjelaskannya, sedangkan dia tak mau berbicara denganku"

"Kau harus meluluhkannya terlebih dahulu"

"Baiklah, akan aku coba"

Taeyeon memang seorang manager yang sukses, namun sejak kecil ia tumbuh di keluarga yang sederhana. Berbanding terbalik dengan kekasihnya tiffany hwang, ia tumbuh dengan segala fasilitas yang daddy nya berikan. Keluarga tiffany memiliki perusahaan eksportir terbesar di korea.

***

Disisi lain tiffany pun sedang dengan mood yang buruk, ia kini tangah duduk berdua dengan sang sahabat di sebuah cafe. Tiffany bekerja di perusahaan yang sama dengan kekasihnya ataupun sahabatnya itu. Namun tiffany berada di bagian pemasaran, sedangkan sahabatnya itu satu bagian dengan kekasihnya.

"Jangan terlalu menekan taeyeon" ujar sahabatnya itu

"Tapi jess, ini sudah hampir tahun ke 6 kita pacaran" jelas tiffany kepada sahabatnya yang di panggil jessica

"Aku tau, tapi setidaknya kalian sudah bertunangan. Mungkin taeyeon punya alasannya"

"Entahlah, aku lelah"

"Terserah kamu saja"

Mereka pun terdiam sembari menatap pemandangan di luar jendela cafe. Selama istirahat makan siang mereka habiskan di cafe tersebut.

Malam pun tiba, taeyeon beranjak dari ruangannya untuk segera pulang ke apartemennya. Ketika ia berjalan, terlintas di pikirannya untuk menghampiri kekasihnya yang berada di ruang bagian timur. Ya mereka berada di gedung yang sama dan lantai yang sama, namun taeyeon berada di bagian barat, sedangkan tiffany berada dibagian timur. Saat melangkahkan dikantor bagian pemasaran itu terlihat sebagian besar ruangan sudah gelap, taeyeon menghentikan langkahnya ketika hampir sampai di meja kerja tiffany. Ia memandangi kekasihnya itu dari jauh, meskipun hanya penerangan lampu meja. Terlihat jelas wajah lelah tiffany, saat seperti ini ingin rasanya taeyeon memeluknya.

One Shoot TaeNyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang