Asrama putri
Sumire yang melamun mengingat kenangan-kenangan indah nya bersama dengan Boruto,
Sumire sendirian dikamar, karena keadaan Sarada yang tak kunjung sembuh membuat ia merasa kesepian di kamar asrama nya,
Melamun
"Andai saja waktu dapat berhenti, waktu kau mengatakan perasaan mu waktu itu Boruto, aku pasti akan memperhentikan mu, karena aku nggak mau sahabat ku terluka, disisi lain tapi aku juga mencintaimu, aku harus bagaimana" Sumire terdiam diri di kamar dan menangis bingung harus bertindak apa.
"Situasi bimbang membuat ku harus memilih" ucap Sumire sepontan.
Asrama putra
"Kenapa kamu tadi tidak menjawab ku Sumire, tapi aku tau perasaan mu padaku, saat aku berada di dekat mu aku selalu merasa nyaman, dan begitu dirimu, tapi kamu masih ragu karena sahabat mu yang juga mencintaiku, KENAPA WAKTU SELALU MENOLAK KITA" renungan Boruto di kamarnya, yang kebetulan Mitsuki tengah tidak ada
"Tapi aku yakin Sumire! suatau saat takdir pasti akan mempersatukan kita, karena cinta ku yang tulus ini, tidak akan ada yang bisa mencegah nya" Boruto lagi.
Rumah sakit
"Hai,, Sarada, gimana kabarnya?"
Mitsuki yang ternyata di rumah sakit menjenguk Sarada
"Ya hmmm.."
Jawab Sarada senyum.
"Aku bawakan buah ini, dimakan ya"
"Iya.. eh Boruto mana? Dia nggak ikut ya?" Tanya Sarada kepda Mitsuki.
"Tidak, ia tadi sedang murung di kamarnya"
"Loh emang kenapa"
Hening
Mitsuki bingung harus menjawab apa, sebenarnya ia tau apa yang terjadi, tapi bagaimana mungkin ia harus mengatakan nya pada Sarada dengan keadaan nya yang sedang sakit gini.
"Kenapa...kenapa...kenapa..?" Desakan Sarada terus menerus membuat Mitsuki sedikit tergoyahkan.
Dan sampai akhirnta Mitsuki mengatakan segalanya kepada Sarada, ia terpaksa harus mengungkap karena Sarada yang sangat memaksanya.
"Sebenarnya!"
°°°
Setelah Mitsuki bercerita semua termasuk Boruto yang menyatakan cinta nya kepada Sumire, membuat Sarada syok dan sedikit kumat sakitnya, tapi sudah di tangani Dokter. Mendengar hal itu dari mulut Mitsuki membuat Sarada tidak tinggal diam.
Ia nekat melakukan apa saja demi mendapat kan Boruto di sisa hidup nya ini. disisi lain ia juga sudah tau apa penyakitnya itu. Dan ia mulai berfikit ia harus bahagia sebelum ia meninggalkan bumi ini. Cinta nya membuat Sarada buta, dan lupa akan pengorbanan sahabatnya selama ini.
~
Antara "tindakan" dan "paksaan"
KAMU SEDANG MEMBACA
A Sense Of Love
Fanfiction"Mengalah demi sahabat adalah ke-ikhlasan bagi diri ku" ucap Sumire dengan tetesan air mata🌼 Gadis penggemar warna ungu yang bernama Sumire Kakei ini sering di juluki Sumire oleh teman-teman nya. Terlibat masalah-masalah yang mesti harus mengalah d...
