He, Indra! ※11※

87 7 0
                                    

Seteah membalas perbincangan paus kemarin, Indra tidak membalas.

Padahal aku menunggu, menunggu, dan menunggu









Detik, menit, jam











Menguap.













Tidur.












Namun sewaktu-waktu terbangun











Dengan pesanku yang tidak kunjung dibalas.












Aku lelah memetik.


























Begitulah siklus seorang Nia hingga ia duduk di bangku tengah ketiga dari papan tulis yang belum dihapus.



















Hingga Indra datang.














Kali ini dengan tas Tweety.













Dan jam Waktu Indonesia Telat khasnya.



















Menandakan bahwa ia telat.














Tapi ia tidak pernah telat untuk membalas pesanku.















Eh.












"Awas lo nyontek gue ya Biologi. Gue bisa lebih dari lo!"











Katanya lantang.














Hah, tantang saja aku sampai mampus!


















Tantang saja!












Tantang sepuasmu!



















Tapi, sebelumnya balaslah pesanku.








Karena aku lelah memetik dan memakan buah pahit kehidupan Nia.




















Balas ya.












Aku serius.

















※He, Indra!※

He, Indra!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang