YP 05

6.9K 712 52
                                    


Happy Reading^^


#Author pov.

"Sejak semalam, kau yang memaksaku?"

Yeri tersenyum ketika melihat wajah menggelikan Jungkook, namja itu kini duduk di depan meja makan sembari menggaruk tengkuknya bingung.

"Pakaikan dasiku." Pinta Jungkook sambil menarik pinggang Yeri untuk mendekat kepadanya.

Yeoja itu dengan begitu telaten mengikatkan dasi Jungkook hingga rapi, senyuman namja itu merekah kala memperhatikan wajah istrinya yang semakin hari semakin terlihat cantik.

"Aku akan pulang lebih awal hari ini, bagaimana kalau kita pergi jalan-jalan betiga sore nanti?" Tawar Jungkook yang spontan saja membuat senyum lebar Yeri mengembang.

Namja itu sedikit terkejut ketika Yeri memeluknya antusias, dia lalu membalas pelukan sang istri dengan senang hati. "Aigoo...Sepertinya kita sudah lama tidak berpergian, iya kan?"

Yeri mulai melepaskan pelukannya, namun kedua tangannya masih bertengger di bahu kekar suaminya. Yeoja itu lalu mengangguk, senyumnya yang tampak begitu bahagia membuat Jungkook tidak sabar untuk menghabiskan waktu dengan sang istri.

"Gomawo, ne?" Lagi-lagi Yeri memeluk suaminya begitu senang karena di balik kesibukan sang suami yang kerja dari pagi hingga malam membuat mereka bertiga sulit untuk menghabiskan waktu bersama.

Ketiganya kemudian menyantap sarapan dengan penuh canda dan tawa, Jeon Jungkook dan Kim Yerim masih sangat muda dan mudah sekali untuk terbawa suasana. Meskipun begitu, keduanya belajar banyak untuk jadi orangtua yang baik untuk putri mereka.

Hari ini Jungkook akan menemani Jennie untuk melakukan kunjungan ke salah satu proyek, Kebetulan sekali proyek itu berada di daerah tempat Yeri bekerja sebagai seorang guru TK.

Jungkook disibukkan dengan memeriksa berkas-berkas yang berkaitan dengan proyek perusahaannya tersebut, ia kemudian menyerahkannya kepada Jennie untuk melihat sejauh mana progressnya.

Yeri yang baru menyelesaikan pelajaran terkejut ketika dia melihat sang suami tengah bersama dengan atasannya tepat di sebrang tempat dirinya mengajar, ia masih mengenali Jungkook tentunya meskipun dari kejauhan.

"Anak-anak, ibu guru pergi ke toilet sebentar ya." Pamit Yeri kepada anak-anak didikannya, tentu saja ia harus bersembunyi sampai Jungkook benar-benar pergi darisana.

Sekitar 10 menit Yeri bersembunyi dan sepertinya namja itu sudah tak berada di tempatnya, namun Yeri di kejutkan oleh Jungkook yang sudah berada di area sekolahan dan tengah mengajak anak-anak bermain.

"Aku baru tahu dia menyukai anak-anak? Ahhh mana mungkin dia pasti sedang cari muka pada rekan kerja wanitanya itu, aku mengerti."

Yeri menggeleng tidak mempercayai ini, ternyata Jungkook bisa picik juga. "Eh tapi, mungkin saja dia memang benar menyukai anak-anak."

"Dimana guru kalian?"

Deg

Yeri yang berada di balik pintu kelas tercekat kala mendengar Jungkook yang kini mencarinya. "Ini gila, bagaimana bisa begitu kebetulan seperti ini?"

"Jeon seonsaengnim sedang ke toilet." Jawab salah satu anak didikan Yeri membuat sang guru menghela nafas lega.

Tak lama Jungkook dan Jennie berpamitan pergi, mereka berdua pada akhirnya meninggalkan sekolah tempat Yeri bekerja tanpa merasa curiga sedikitpun.

Yeri kembali ke anak-anak lalu mengajak mereka untuk bermain sambil belajar. "Anak-anak, jika ada yang berhasil menaklukan game ini kalian akan ibu guru kasih hadiah."

Young parentsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang