*parental advisor content dan panjang*😁
"Kak Tiwaiiiiiii" teriak Hana menerobos masuk ke kamar sepupunya itu. Menindih badan kakak sepupunya yang masih meringkuk. Hana dan Taeyong memang cukup dekat, karena Taeyong sejak kecil lama tinggal bersama tantenya, saat dulu Donghae dan Jessica harus bekerja di luar negeri. Taeyong sudah seperti kakak kandungnya sendiri, karena usia mereka hanya terpaut 8 bulan.
"Han, sadar ga sih kita udah gede loh" suara Taeyong parau, terbatuk - batuk.
"dasar pk" ejek Hana tapi sadar kakaknya itu sakit.
"maksud gua lo itu berat Han" jawab Taeyong masih sedikit.
"Kak.. Demam sih. Bentar ya hana minta obat sama mama. Kakak kenapa. Cerita coba" tanya Hana. Taeyong jarang mengungkapkan isi hatinya, terkecuali ke Hana.
"Kakak kalo banyak pikiran biasanya gini nih demam" Hana merebahkan kepalanya di sebelah Taeyong. (romantis banget dah).
"sakit han..." keluh Taeyong menempatkan dagunya di bahunya. Menyembunyikan matanya yang berkaca - kaca. Hana menepuk - nepuk punggung Taeyong, entah kenapa hatinya merasa sakit.
"Bentar kak" Hana melongok ke lorong, dia melihat Minhyun abis dari jemuran.
"punya obat penurun demam?" tanya Hana.
Minhyun mengangguk, mimiknya mengisyaratkan 'kenapa?'
"Demam" jawab Hana.
"Sini deh yang" panggil Minhyun lalu membisikkan sesuatu yang membuat wajahnya. Hana kaget.
"yang bener?" tanya Hana meyakinkan.
Minhyun mengangguk. "tar aku bawain minum sama obatnya"
Hana kembali duduk di tepi tempat tidur dan memegang dahi Taeyong. Panas. Taeyong sejak kecil selalu sakit saat banyak pikiran, saat akan ujian, saat galau.
"kamu diceritain Minhyun?" tanya Taeyong berbalik.
Hana mengangguk. "tapi aku maunya kak taeyong yang cerita"
Taeyong luluh. Tak lama Minhyun menyodorkan obat dan air hangat.
"gua beliin bubur ya yong" ujar Minhyun. Taeyong duduk dan mengangguk.
"Jangan bilang tante ya Han" sahut Taeyong menelan obatnya. Minhyun keluar untuk beli bubur.
"Gamau cerita sekarang?" tanya Hana.
"iya kakak cerita" sahut Taeyong, membetulkan posisi duduknya.
"Intinya, gua baru tau kalo Jisoo sempet tidur sama Yunhyeong. Jangan ilfil, lu kan tau gaul gua gmn, tapi gua belom berani untuk sampe nyentuh dia. Gua ga mempermasalahin dia tidur sama Yunhyeong karena mereka sama - sama mabuk, tapi nyembunyiin itu dari gua lebih dari sebulan dan setelah itu mereka melakukan lagi? Apa itu artinya mereka nusuk dari belakang?" mata Taeyong berkaca - kaca. Dia bener - bener kecewa, terlebih Yunhyeong dan Taeyong sudah bersahabat sejak SMA, sama Jisoo juga.
Hana manggut - manggut. "Jangan nahan diri buat ga nangis kak"
"gua mungkin ga pernah bilang apa yang gua rasain itu sayang sama Jisoo, gua sadar dari awal hubungan kita cuman karena main - main, cuman karena biar Jisoo jauh dari cowok - cowok jelalatan itu. Tapi kayanya gua emang sayang sama dia. Dan kenapa harus Yunhyeong"
Flashback
"Yong! Triangle bar ya malem" seru Johnny saat liat Taeyong di parkiran kampus.
"Sapa aja?" tanya Taeyong sambil rapihin makalah tugasnya menurut halaman.
"Biasa. Gua, Yuta, Yunhyeong, Bobby, Jisoo, Rose, Jennie, Jaewon sama Lisa" Johnny menghitung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kost Tante BoA vol. 2
Short StoryMasih nyeritain seputaran dunia Hana plus pria - pria penghuni kost dirumahnya, sepupunya yang isinya nyaris cowok semua dan juga teman - teman kampus tercinta, ITB?
