Kemaren, baru aja Kyulkyung nyindirin sahabatnya, Sejeong yang kabarnya lagi deket lagi sama Daniel, sang mantan.
"Gak move on lo jeong" ucap Kyulkyung masih jelas dalam ingatannya. Ibaratnya, bahkan air liurnya belum kering tapi dia sudah dapat karma.
Baru tadi pagi, Minkyung dan Jonghyun terburu - buru menghampirinya di kelasnya.
"Cici!" teriak Minkyung dari lorong kelas, Kyulkyung udah tau banget.
"Apa sih, kyung?" jawab Kyulkyung enggan. Minkyung baru saja menganggu aktifitas tidurnya. Padahal baru aja tadi kyulkyung ngomel - ngomel sama Yanan karena malah ngajak ngobrol.
"Kyung gua mau minta tolong lo sama Yanan" ujar Jonghyun. Kyulkyung ga mungkin nolak. Dia tau Jonghyun langka banget minta bantuan kecuali dia bener - bener ga bisa.
"Bantuin apa kak?" tanya Kyulkyung dan Yanan kompak. Karena mereka sebelahan.
"Hari ini mendadak ada mahasiswa dari Beijing University. You know what I mean" pinta Jonghyun memelas.
"Hah? Mendadak?" ujar Yanan kaget.
Jonghyun mengangguk.
"Lu berdua bantuin jadi translator merangkap MC ya" tambah Minkyung.
"Hah?" teriak Kyulkyung kaget.
"bisa kan? Please" baru kali ini Jonghyun minta tolong memelas.
Keduanya mengangguk. Mau ga mau, mereka ga enak kalo Jonghyun langsung yang minta.
"Maaf ya, harusnya Xuanyi sama Kun. Tapi mereka berdua mendadak sakit pake barengan" keluh Jonghyun sambil memijat keningnya.
"Gak apa - apa kak tenang aja. Dikasih snack ga?" tanya Yanan langsung dapat delikan mata dari kyulkyung.
"tenang tar ada uang saku jg kok. Sejam lagi standby di depan BEM" ujar Jonghyun langsung pergi dengan Minkyung.
Dan sekarang, Kyulkyung hanya bisa menelan ludah melihat seseorang di rombongan mahasiswa itu yang juga melihat kearahnya. Jun.
"mampus lo ketemu mantan" bisik Yanan mengejek. Kyulkyung hanya mencubit perut sahabatnya itu. Tapi dia tau Yanan akan melakukan lebih dari sekedar mengejeknya.
Setelah acara resmi selesai, Kyulkyung yang dalam hati ingin segera lari dari tatapan Jun dan Yanan yang ingin membullynya. Apa daya, dia ga bisa.
"Jun my friend! Ni hao ma" ujar Yanan memeluk pria jangkung itu.
Kyulkyung mencoba menghindari tapi dipergoki Sejeong yang kemarin dia bully karena deket lagi sama mantan.
"katanya 'udah ga ada rasa' sama Jun" ejek Sejeong.
"Apasih emang gak ada apa - apa kok" ujar kyulkyung.
Bukan Sejeong namanya kalo cuman ngejek tanpa main fisik. Dalam sekejap dia mendorong badan Kyulkyung, membuatnya ada di hadapan Jun.
"Hi Kyulkyung! Ni hao ma?" tanya Jun sambil tersenyum.
Kyulkyung is shaking. Dia diem melongo.
"Are u okay?" tanya Jun lagi.
Kyulkyung kaget dan refleks mengangguk.
"Hi ko Jun" jawab Kyulkyung terbata.
"I will be here for 6 months" kata Jun lagi.
"HAH??" sontak orang - orang disekitar mereka menatap Kyulkyung yang tadi teriak.
"Why?" tanya Jun heran.
'Haduh... Gimana nih kalo dia disini. Mana tambah ganteng lagi'
"Kyung. Lo tau ga?" Yanan nepuk bahu Kyulkyung.
"Apa?" tanya Kyulkyung galak.
"Lo tau ga mahasiswa pertukaran budaya ini parent host disini siapa?" bisik Yanan lagi.
"ga peduli"
"yakin?"
"apasih looo"
"Nyokap lo begeeee. Mereka berlima bakal stay di rumah lo. Mampus ga lo serumah ama mantan lo. Semoga balikan ya sama Jun"
Kyulkyung shock kedua kalinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kost Tante BoA vol. 2
Short StoryMasih nyeritain seputaran dunia Hana plus pria - pria penghuni kost dirumahnya, sepupunya yang isinya nyaris cowok semua dan juga teman - teman kampus tercinta, ITB?
